MUNCAR, BANYUWANGI – Upaya memperkuat
pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda terus dilakukan Kantor Urusan
Agama (KUA) Kecamatan Muncar. Kali ini, KUA Muncar menjalin kerja sama dengan SMP Negeri 1 Muncar melalui
penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)
tentang penyuluhan keagamaan dan pembinaan remaja.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di KUA Muncar, pada Kamis 24 September
2026, dan menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara lembaga
keagamaan dan satuan pendidikan untuk menghadirkan pembinaan remaja yang lebih
terarah, berkelanjutan, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa.
Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, S.Ag., M.HI., menyampaikan bahwa kerja sama tersebut
merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membekali generasi muda dengan pemahaman
keagamaan sekaligus penguatan karakter.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan
kepribadian. Karena itu, pendampingan tidak cukup hanya dilakukan melalui
pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga membutuhkan sinergi antara sekolah,
keluarga, dan lembaga keagamaan.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari
ikhtiar bersama untuk membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, dan pemahaman keagamaan yang
baik,” ujar H. Amin Maki.
Ia menambahkan, KUA memiliki peran strategis dalam memberikan
edukasi dan pendampingan kepada remaja usia sekolah. Melalui keterlibatan
Penyuluh Agama Islam, berbagai materi keagamaan dapat disampaikan dengan
pendekatan yang komunikatif dan sesuai dengan persoalan yang dihadapi remaja
saat ini.
Dari BRUS hingga Literasi Keagamaan
Melalui MoU tersebut, KUA Muncar dan SMPN 1 Muncar sepakat
mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan yang menyentuh aspek keagamaan,
karakter, dan kehidupan sosial siswa.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Program ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk mendapatkan wawasan dan
pendampingan mengenai berbagai persoalan remaja, termasuk membangun pergaulan
yang sehat, menjaga masa depan, memahami tanggung jawab, serta membentuk
karakter yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
Selain BRUS, kerja sama juga dapat diwujudkan melalui penyuluhan keagamaan, penguatan literasi
Al-Qur’an, pembinaan akhlak dan karakter, edukasi pencegahan pernikahan usia
anak, penguatan moderasi beragama, serta kegiatan keagamaan lainnya
sesuai kebutuhan sekolah.
Kegiatan pembinaan nantinya tidak hanya diarahkan pada penyampaian
materi secara teoritis. Para siswa juga akan didorong untuk menerapkan nilai-nilai
yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah,
keluarga maupun masyarakat.
Sekolah dan KUA Bersama Mendampingi Remaja
Pihak SMP Negeri 1 Muncar menyambut baik terjalinnya kerja sama
tersebut. Kolaborasi dengan KUA dinilai dapat memperkuat pembinaan karakter
siswa melalui pendekatan keagamaan yang lebih kontekstual.
Kerja sama ini juga menjadi ruang bagi Penyuluh Agama Islam KUA
Muncar untuk hadir lebih dekat dengan generasi muda. Penyuluh tidak hanya
berperan memberikan ceramah keagamaan, tetapi juga menjadi mitra dialog bagi
para siswa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi,
pembinaan karakter menjadi semakin penting. Remaja membutuhkan lingkungan yang
mampu memberikan arah, keteladanan, sekaligus ruang untuk bertanya dan
berdiskusi secara sehat.
Karena itu, sinergi antara KUA
dan sekolah diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak
hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi
siswa yang berakhlak, bertanggung jawab, toleran, dan memiliki kepedulian
sosial.
Menanam Nilai Hari Ini, Menyiapkan Generasi Esok
Penandatanganan MoU KUA Muncar dan SMPN 1 Muncar bukan sekadar
seremoni kerja sama antarlembaga. Lebih dari itu, kesepakatan tersebut menjadi
komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan bagi generasi
muda.
Melalui kolaborasi tersebut, KUA Muncar berharap semakin banyak
ruang pembinaan yang dapat dihadirkan bagi remaja di Kecamatan Muncar.
Sebab, membangun generasi yang berakhlak tidak dapat dilakukan
secara instan. Dibutuhkan sinergi, keteladanan, pendampingan, dan konsistensi
dari berbagai pihak.
KUA Muncar dan SMPN 1 Muncar pun
berkomitmen menjadikan kerja sama ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan
generasi muda yang religius, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi
tantangan masa depan.
