Banyuwangi, (Bimas Islam) – Suasana riuh penuh gelak tawa dan kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, turut hadir sekaligus ikut meramaikan berbagai lomba yang digelar dengan penuh keakraban.
Dalam sambutan pengumuman pemenang lomba, Dr. Chaironi menekankan bahwa hadiah lomba bukanlah hal utama, melainkan tawa, keceriaan, dan kebersamaan keluarga besar Kemenag Banyuwangi. “Hadiah itu simbolis saja, yang penting kita semua bergembira. Nilainya tidak seberapa, tapi kebersamaan dan kekompakan inilah yang sangat berarti. InsyaAllah tahun depan kita buat lebih meriah lagi,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta.b
Enam jenis lomba dipertandingkan dalam acara ini, di antaranya baris-berbaris dengan mata tertutup, estafet air, makan kerupuk, makan biskuit, serta lomba memasak. Setiap seksi di lingkungan Kemenag terlibat aktif, sehingga suasana semakin semarak.
Hasilnya, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam keluar sebagai juara umum dengan menyabet lima gelar juara dari enam lomba yang dipertandingkan. Keberhasilan ini menunjukkan soliditas dan kekompakan tim Bimas Islam yang begitu kompak dalam setiap cabang lomba.
“Alhamdulillah, semua seksi kompak. Namun yang paling berkesan, tentu kebersamaan yang terjalin di antara kita semua. Inilah semangat Kemenag Banyuwangi dalam merayakan kemerdekaan,” ungkap Oksan Wibowo, salah satu panitia.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah sederhana berupa laptop, kipas angin, dan tas, yang menjadi simbol apresiasi atas semangat dan partisipasi peserta. Meski hadiah yang diberikan bersifat sederhana, makna kebersamaanlah yang membuat perayaan ini istimewa.
Dengan penuh harap, Kepala Kemenag Banyuwangi menegaskan agar semangat kebersamaan ini terus dijaga, tidak hanya dalam perayaan HUT RI, tetapi juga dalam keseharian di lingkungan kerja Kemenag.
