Doa bersama digelar sebagai wujud keprihatinan atas kondisi bangsa yang akhir-akhir ini tengah memanas. Aksi unjuk rasa terjadi di depan Gedung DPR RI Jakarta, bahkan meluas ke beberapa daerah seperti Makassar, Magelang, dan sejumlah kota lainnya di Indonesia. Situasi tersebut mendorong keluarga besar Kementerian Agama, termasuk KUA Srono, untuk turut berdoa demi ketenteraman bangsa.
Dalam sambutannya, H. Amin Maki menyampaikan harapan agar kondisi Indonesia segera kembali kondusif. “Melalui doa bersama ini, semoga Banyuwangi khususnya, dan Indonesia pada umumnya, selalu dalam keadaan aman, tenteram, dan damai. Doa adalah ikhtiar spiritual yang dapat memperkuat persatuan kita sebagai bangsa,” ujarnya.
Acara istighotsah diikuti oleh seluruh pegawai KUA Srono, mulai dari penyuluh agama, staf administrasi, hingga para penghulu. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti jalannya doa bersama.
Sebagai penutup, doa dipimpin oleh Kyai Maksum Shobih yang menambah kekhidmatan acara. Dengan lantunan doa yang penuh harap, keluarga besar KUA Srono berkomitmen terus mendukung terciptanya kedamaian dan persatuan bangsa.(idear)
