Banyuwangi - Srono – Sejumlah calon pengantin di wilayah kerja KUA Srono hari ini, Selasa (9/9/2025), mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Kegiatan ini merupakan program Kementerian Agama (Kemenag) yang wajib diikuti calon pengantin sesuai amanah Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Bimbingan Perkawinan.
Bimwin bertujuan membekali pasangan yang akan menikah dengan pengetahuan dan wawasan tentang pernikahan serta kehidupan rumah tangga. Harapannya, keluarga yang akan terbentuk dapat menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah (SAMARA). Selain itu, pelaksanaan Bimwin menjadi salah satu syarat penting sebelum pencatatan pernikahan dapat diproses di Kantor Urusan Agama (KUA).
Acara berlangsung dengan suasana gayeng dan penuh antusiasme. Bertindak sebagai pemateri pertama, Syaiful Bahri, penyuluh agama Islam, menyampaikan materi tentang tanggung jawab suami sebagai kepala rumah tangga. Dalam pemaparannya, Syaiful menekankan bahwa seorang suami tidak hanya berkewajiban mencari nafkah, tetapi juga menjadi pemimpin yang bijaksana, mampu membimbing istri dan anak-anak, serta menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi, sikap adil, dan keteladanan moral seorang suami dalam menciptakan keluarga yang rukun.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Zaenab Lilis Inayanti, yang mengulas tentang peran strategis istri dalam mendukung terbentuknya keluarga sakinah. Zaenab menuturkan bahwa seorang istri memiliki peran penting sebagai pendamping suami, pengelola rumah tangga, sekaligus pendidik pertama bagi anak-anak. Dengan kesabaran, kelembutan, dan doa seorang istri, keluarga akan lebih mudah mencapai ketenteraman. Ia menambahkan bahwa istri yang cerdas dan berakhlak mulia adalah pilar kokoh dalam menjaga keutuhan rumah tangga.
Kegiatan Bimwin ini ditutup dengan sesi foto bersama antara calon pengantin dan para pemateri, menandai semangat baru para peserta untuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis. (idear)

