Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi Hadiri Diskusi Tokoh Masyarakat Bersama Bupati


Banyuwangi, 26 Februari 2026 — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat, menghadiri kegiatan diskusi bersama tokoh masyarakat yang digelar di Rumah Kebangsaan Banyuwangi, Kamis (27/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dan dihadiri jajaran kepala dinas, tokoh agama, tokoh budaya, serta unsur organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran Kepala Kankemenag Banyuwangi menjadi bagian penting dalam forum tersebut, mengingat peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta memperkuat moderasi beragama di daerah. Dalam suasana dialogis, forum ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

Selain Kepala Kankemenag Banyuwangi, hadir pula Ketua MUI Banyuwangi, Ketua PCNU terpilih Ahmad Turmudzi, Pengasuh Pondok Pesantren Ad Dzikro KH Ir. Achmad Wahyudi, Ketua FKUB Nur Chozin, tokoh budaya Aekanu Hariyono, Ketua Lentera Sastra Banyuwangi Syafaat, para Asisten Sekretaris Daerah, sejumlah kepala madrasah, dan undangan lainnya. Kegiatan dipandu oleh moderator Hakim Said.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bentuk kepedulian masyarakat. Ia menyampaikan komitmennya untuk tetap taat pada aturan serta membuka ruang pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan.

Menanggapi dinamika tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara ulama, umara, dan tokoh masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun Banyuwangi yang rukun dan harmonis.

Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai keagamaan harus menjadi pijakan dalam menyikapi perbedaan pendapat, termasuk dalam menyampaikan kritik. Kritik yang konstruktif, menurutnya, adalah bagian dari upaya memperbaiki tata kelola demi kemaslahatan bersama.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah kebangsaan oleh KH Ir. Achmad Wahyudi yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan mengedepankan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Melalui kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam forum tersebut, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat, demi terwujudnya Banyuwangi yang religius, harmonis, dan berkemajuan. (hin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama