KUA Glagah kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Mandiri bagi calon pengantin pada Rabu–Kamis, 25–26 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Nikah KUA Glagah. Kegiatan ini tercatat sebagai BIMWIN Mandiri Angkatan ke-IV Tahun 2026, dan diikuti oleh 2 pasang calon pengantin.
Meskipun jumlah peserta terbatas, pelaksanaan BIMWIN tetap berlangsung secara maksimal dan penuh antusias. Hal ini sejalan dengan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 172 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Bimbingan Perkawinan, yang menegaskan bahwa setiap calon pengantin yang hendak melaksanakan akad nikah wajib mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan sebagai bekal membangun rumah tangga.
Dalam sambutannya, Drs. Mosleh, selaku Kepala KUA Glagah, menegaskan pentingnya kegiatan bimbingan perkawinan sebagai sarana memberikan pemahaman dan pandangan kepada calon pengantin agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia juga menyampaikan bahwa KUA Glagah secara konsisten melaksanakan BIMWIN Mandiri setiap dua minggu sekali sesuai dengan rencana tahunan program kerja.
Pada pelaksanaan kali ini, materi disampaikan oleh para fasilitator yang berkompeten. Yuliana, Penyuluh Agama Islam, membawakan materi tentang Fondasi Keluarga Sakinah dan Kesehatan Keluarga, menekankan pentingnya nilai keimanan, komunikasi harmonis, serta perhatian terhadap kesehatan dalam kehidupan rumah tangga.
Selanjutnya, Moch. Nurandi Jopa menyampaikan materi tentang Psikologi Keluarga dan Membangun Generasi Berkualitas, yang memberikan pemahaman mengenai kesiapan mental dan peran strategis keluarga dalam membentuk karakter anak. Sementara itu, Abdul Azis memaparkan materi tentang hak dan kewajiban suami, istri, dan anak, sebagai dasar terciptanya keluarga yang adil dan seimbang.
Dengan suasana yang lebih intim karena jumlah peserta yang sedikit, diskusi berjalan lebih interaktif dan mendalam. Secara keseluruhan, BIMWIN Mandiri Angkatan ke-IV Tahun 2026 ini berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, KUA Glagah berharap setiap calon pengantin benar-benar siap secara spiritual, mental, dan sosial dalam mengarungi bahtera rumah tangga, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas di tengah masyarakat. (Joe)



