Srono, Banyuwangi, 11 Mei 2026 – Kantor Kementerian Haji
(Kemenhaj) Kabupaten Banyuwangi terus mematangkan kesiapan teknis menjelang
keberangkatan jamaah haji, khususnya bagi mereka yang menempuh jalur Mandiri
atau Non-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIHU).
Persiapan tersebut dikukuhkan dalam
pertemuan koordinasi yang dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha
Kantor Kementerian Haji Kabupaten Banyuwangi, H. Imam Mustaqim. Acara
pemantapan ini berlangsung di lokasi yang akan menjadi titik pemberangkatan
resmi jamaah non-KBIHU, yakni Masjid Al-Falah Tapansari, Desa Sraten, Kecamatan
Cluring.
Hadir dalam koordinasi tersebut
perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Srono dan KUA Cluring guna memastikan
sinkronisasi data dan kesiapan logistik jamaah di wilayah setempat. Kehadiran
para pegawai KUA ini menegaskan sinergi antar-instansi dalam mengawal tamu
Allah agar dapat berangkat dengan nyaman dan tertib.
H. Imam Mustaqim dalam arahannya
menekankan pentingnya kedisiplinan waktu dan kesiapan fisik jamaah. Ia
memastikan bahwa seluruh skema pemberangkatan telah disusun sedemikian rupa
untuk meminimalisir kendala di lapangan.
Berdasarkan jadwal yang telah
ditetapkan, jamaah haji Non-KBIHU direncanakan akan diberangkatkan dari Masjid
Al-Falah Tapansari pada Selasa, 12 Mei 2026, pukul
05.00 WIB. Mereka tergabung dalam kloret 82 dan 83.
Dari titik pemberangkatan Masjid
Al-Falah, para jamaah akan bergerak menuju titik kumpul utama di Kantor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Di sana, mereka akan bergabung dengan
rombongan lainnya untuk mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh Bupati
Banyuwangi sebelum akhirnya bertolak menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. (idear
