KUA SRONO, BANYUWANGI – Suasana khidmat dan penuh haru
menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Srono pada Kamis, 7 Mei 2026. Seluruh
keluarga besar KUA berkumpul bukan sekadar untuk koordinasi rutin, melainkan
untuk melangitkan doa bagi salah satu rekan kerja terbaik mereka, Umi Nadziroh, Penyuluh Agama Islam KUA Srono, yang akan
segera berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Doa Tulus dari Sang
Kepala Kantor
Dalam sambutannya, Kepala KUA Srono, Fahrus Shoffi, menyampaikan pesan yang menyentuh hati.
Beliau memberikan dukungan moral serta doa terbaik bagi Umi Nadziroh agar
perjalanan ibadah ini berjalan lancar.
"Kami melepas keberangkatan saudari
kita dengan tulus hati. Semoga Ibu Umi Nadziroh senantiasa diberikan kesehatan
yang prima dan kekuatan lahir batin, sehingga mampu melaksanakan seluruh
rangkaian rukun haji dengan sempurna. Harapan kami, beliau kembali ke tanah air
dengan predikat haji mabrur," ujar Fahrus Shoffi dengan penuh takzim.
Momen Haru Pelepasan
Umi Nadziroh direncanakan berangkat
bersama sang suami, Achmad Tamami, dalam Kloter 82. Berdasarkan jadwal, pasangan ini akan mulai
bertolak menuju Baitullah pada tanggal 12 Mei mendatang.
Mendengar doa dan dukungan yang begitu
besar dari rekan-rekan sejawatnya, Umi Nadziroh tak mampu membendung rasa haru.
Dengan suara yang sedikit bergetar, ia menyampaikan pamitannya kepada keluarga
besar KUA Srono.
"Terima kasih banyak atas doa dan
support luar biasa dari teman-teman keluarga besar KUA Srono. Mohon maaf atas
segala khilaf, semoga doa baik ini juga kembali kepada Bapak dan Ibu
sekalian," ucapnya penuh syukur.
Penutup yang Syahdu
Acara pelepasan sederhana namun bermakna
ini ditutup dengan pembacaan Sholawat Haji yang
dipandu oleh Syaiful Bahri, rekan sesama Penyuluh Agama Islam.
Lantunan sholawat yang bergema di sudut kantor seolah menjadi pengantar
spiritual bagi Umi Nadziroh sebelum menapaki bumi perkemahan Mina dan wukuf di
Arafah.
Selamat jalan, Umi Nadziroh. Semoga
menjadi Hajah Mabrur dan selamat sampai kembali di tanah air. (idear)
