Peringati Lebaran Yatim "Peaceful Muharram II 1448 H", KUA, UPZ, dan Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo Salurkan Santunan

 


TEGALDLIMO, BANYUWANGI – Momentum bulan Muharram kembali menjadi pemantik kepedulian sosial di wilayah ujung timur Jawa. Menyahut program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegaldlimo, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tegaldlimo, dan Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo menggelar aksi kolaboratif berupa santunan anak yatim pada hari ini, Jumat (26/06/2026).

​Kegiatan yang sarat akan nilai kemanusiaan ini dipusatkan di Aula Kantor Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Tegaldlimo. Agenda ini dilaksanakan sebagai bagian dari gerakan massal "Lebaran Yatim" yang masuk dalam rangkaian program Peaceful Muharram II 1448 H.

Sinergi Lintas Sektoral demi Kesejahteraan Umat

​Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua UPZ Tegaldlimo sekaligus Penyuluh Agama Islam pada KUA Tegaldlimo, Fazza Rousi. Dalam laporannya, Fazza menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan pengejawantahan dari visi besar Kemenag RI untuk menebar kedamaian dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

​"Lebaran Yatim melalui program Peaceful Muharram II 1448 H ini adalah instrumen penting untuk mengetuk pintu langit sekaligus mengetuk hati para dermawan. Kami di jajaran UPZ dan KUA Tegaldlimo berkomitmen untuk terus mengawal agar dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak," tegas Fazza Rousi di hadapan para undangan.

​Fazza juga menambahkan bahwa pemilihan Kantor Korwilkersatdik sebagai lokasi acara merupakan bentuk simbolis bahwa pemenuhan hak anak yatim tidak lepas dari aspek pendidikan dan pendampingan karakter.

Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan

​Sinergi ini mendapat apresiasi tinggi dari Camat Tegaldlimo, Trisetia Supriyanto, yang hadir langsung memberikan sambutan sekaligus menyerahkan santunan secara simbolis. Dalam arahannya, Trisetia menekankan pentingnya kolaborasi tiga pilar (Ulama/KUA, Umara/Pemerintah, dan Lembaga Sosial/UPZ) dalam menyelesaikan persoalan sosial di tingkat kecamatan.

​"Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo tidak bisa berjalan sendiri dalam menyejahterakan warga. Hadirnya KUA dan UPZ yang bergerak lincah di lapangan adalah mitra strategis kami. Atas nama pemerintah dan masyarakat Tegaldlimo, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya agenda luar biasa ini. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong di kecamatan kita masih sangat kental," ujar Trisetia Supriyanto.

​Ia juga berpesan kepada anak-anak yatim yang hadir agar tetap optimis, rajin belajar, dan tidak merasa berkecil hati. "Kalian adalah masa depan Tegaldlimo. Pemerintah dan seluruh tokoh masyarakat di sini akan selalu siap mendukung langkah kalian," imbuhnya.

Khidmat, Haru, dan Penuh Berkah

​Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana haru sekaligus bahagia tampak menyelimuti wajah puluhan anak yatim yang hadir didampingi oleh wali masing-masing. Mereka menerima santunan berupa dana kehormatan (uang tunai) serta paket pemenuhan kebutuhan pokok dan pendidikan.

​Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan untuk wilayah Tegaldlimo, serta kelancaran bagi seluruh program kemaslahatan yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI.

​Melalui suksesnya gelaran Lebaran Yatim "Peaceful Muharram II 1448 H" ini, KUA, UPZ, dan Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo berharap dapat memicu gelombang kepedulian yang lebih besar dari masyarakat luas untuk saling berbagi, merawat persaudaraan, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing. (Wah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama