Glagah – Sebagai bentuk komitmen dalam membangun generasi muda yang berkualitas, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Glagah turut berpartisipasi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Glagah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Aula SMKN 1 Glagah, dan diikuti oleh sekitar 860 siswa-siswi baru.
Keikutsertaan KUA Glagah dalam kegiatan tersebut berawal dari surat permohonan resmi yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Glagah kepada KUA Kecamatan Glagah agar dapat mengisi materi pembinaan bagi peserta didik baru dalam rangkaian kegiatan MPLS.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Glagah menugaskan tiga Penyuluh Agama Islam, yakni Lenny Inyaturrohmah, Moch. Nurandi Jopa, dan Abdul Azis Alfi Wahyuni, untuk hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan pembekalan kepada para peserta.
Mengangkat tema "Pencegahan Pernikahan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting", para narasumber menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai investasi utama bagi masa depan generasi muda. Materi yang disampaikan menekankan bahwa pernikahan pada usia anak tidak hanya berdampak pada putusnya pendidikan, tetapi juga meningkatkan berbagai risiko kesehatan ibu dan anak, yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap tingginya angka stunting.
Selain itu, para penyuluh juga mengajak para siswa untuk membangun cita-cita yang tinggi, menjaga pergaulan, serta mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya melalui pendidikan, pengembangan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat. Ratusan siswa baru mengikuti materi dengan antusias, menyimak setiap pemaparan yang disampaikan, serta aktif berinteraksi dalam sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya minat para peserta terhadap isu-isu yang berkaitan dengan masa depan remaja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa-siswi baru SMKN 1 Glagah semakin termotivasi untuk menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, memiliki perencanaan masa depan yang matang, serta mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat proses belajar maupun perkembangan diri.
KUA Kecamatan Glagah berharap sinergi yang telah terjalin dengan SMKN 1 Glagah dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan remaja. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, sehat, berprestasi, serta siap mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas di masa mendatang. (Joe)
