Investasi Masadepan Bangsa, KUA Srono Konsisten Bangun Fondasi Keluarga lewat Bimbingan Perkawinan

KUA SRONO – BANYUWANGI, 18 Agustus 2026 - Menjelang pengujung kuartal ketiga tahun 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono terus menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mengawal para calon pengantin (catin) menuju jenjang pernikahan. Memasuki bulan kedelapan ini, program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diamanatkan Kementerian Agama terus digencarkan sebagai langkah preventif menekan angka perceraian sekaligus mencetak generasi unggul.

Sesuai regulasi yang berlaku, Bimwin kini menjadi salah satu tahapan krusial dan syarat wajib dalam proses penyelesaian administrasi pencatatan nikah. Program ini dirancang bukan sekadar pemenuhan formalitas, melainkan pembekalan komprehensif agar pasangan siap mengarungi dinamika rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Dalam sesi bimbingan terbaru, Pemateri Utama KUA Srono, Muh. Khoiruddin, menekankan pentingnya pergeseran paradigma calon pengantin dalam memandang peran keluarga. Rumah tangga tidak hanya menjadi tempat bertemunya dua insan, tetapi juga wadah pendidikan pertama dan utama (madrasatul ula) bagi anak.

"Keluarga adalah sekolah pertama dan fondasi paling menentukan dalam pembentukan karakter anak. Dari lingkungan keluarga yang harmonis, peduli, dan sehat, akan tumbuh generasi yang cerdas secara akal, kuat secara moral, serta siap bersaing di masa depan," tegas Muh. Khoiruddin di hadapan puluhan pasangan calon pengantin.

Materi Krusial Bimbingan Perkawinan KUA Srono

  • Manajemen Konflik & Komunikasi: Strategi mengurai perbedaan pendapat dan membangun komunikasi aktif antar-pasangan.

  • Kesehatan Reproduksi & Pencegahan Stunting: Pemahaman gizi dan persiapan fisik ibu hamil demi mencetak anak yang sehat.

  • Pendidikan Karakter Anak: Menjadikan keteladanan orang tua sebagai media belajar utama di dalam rumah.

  • Pengelolaan Keuangan Keluarga: Pembagian prioritas kebutuhan rumah tangga untuk menjamin stabilitas ekonomi.




Melalui konsistensi pelaksanaan Bimwin ini, KUA Srono berharap setiap pasangan yang menikah tidak hanya sah secara hukum agama dan negara, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kokoh. Edukasi terstruktur ini diharapkan mampu melahirkan keluarga-keluarga tangguh yang siap menjadi pilar utama kemajuan masyarakat.(idear)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama