Lantunkan Doa Memohon Hujan

Bangorejo, 23 Oktober 2026 — Pondok Pesantren Full Day Sunan Ampel Bangorejo menyelenggarakan kegiatan Salat Istisqa pada Jumat, 23 Oktober 2026, sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangorejo, H. Holis, S.Pd.I, bertindak sebagai khatib.Kegiatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar pondok pesantren dan masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak istigfar, serta memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.Salat  Istisqa merupakan ibadah sunah yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan ketika terjadi kekeringan atau berkurangnya curah hujan. Melalui kegiatan ini, umat Islam diajak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, melakukan introspeksi diri, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga kelestarian lingkungan. Dalam khutbahnya, H. Holis, S.Pd.I mengajak para jamaah untuk memperkuat ketakwaan, memperbanyak istigfar, bertobat, dan meningkatkan kepedulian sosial sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi alam. Doa bersama dalam Salat Istisqa juga menjadi wujud kesadaran bahwa manusia senantiasa membutuhkan rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Beliau menekankan juga  bahwa hujan bukan sekadar fenomena alam atau bagian dari siklus alam semata, melainkan juga merupakan rahmat dan rezeki dari Allah SWT yang sangat berharga bagi kehidupan seluruh makhluk di muka bumi.

" Hujan menjadi sumber kehidupan yang menghidupkan tanah, menyuburkan tanaman, memenuhi kebutuhan air, serta memberikan keberlangsungan bagi manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Oleh karena itu, ketika hujan belum kunjung turun, umat Islam hendaknya tidak hanya melakukan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar batin melalui doa, istigfar, taubat, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT ".

Momentum Salat Istisqa ini menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT. Hujan merupakan salah satu bentuk kasih sayang-Nya yang patut disyukuri, dijaga keberkahannya, serta dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini pula, KH.Miftakhudin Yahya, Pengasuh Pesantren Full Day Sunan Ampel mengajak jamaah untuk memperbarui kesadaran spiritual bahwa datangnya hujan bukan hanya dinantikan sebagai kebutuhan fisik, tetapi juga disyukuri sebagai karunia Ilahi. Harapannya, doa yang dipanjatkan bersama menjadi bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan yang membawa manfaat, keberkahan, dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.Penyelenggaraan Salat Istisqa di Pondok Pesantren Sunan Ampel ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian umat terhadap lingkungan dan sesama.

"Melalui ikhtiar lahir dan batin ini, seluruh jamaah berharap agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, serta menjauhkan dari berbagai dampak kekeringan ". pungkasnya dalam penutup doa.

Harapan penulis semoga doa dan ikhtiar bersama ini menjadi jalan turunnya rahmat Allah SWT bagi seluruh masyarakat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. *Synh



 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama