Sujud Sahwi
A. Pengertian Sujud
Sahwi
Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau
ragu dalam melaksanakan salat. Sujud sahwi dilakukan untuk menyempurnakan
kekurangan yang terjadi ketika salat.
Kata sahwi berarti lupa atau lalai.
B. Hukum Sujud Sahwi.
Hukum sujud sahwi adalah sunnah menurut mazhab Syafi'i,
yaitu mazhab yang banyak dianut umat Islam di Indonesia.
Sujud sahwi disyariatkan untuk memperbaiki kekurangan
tertentu dalam salat, seperti lupa melakukan sunnah ab'ad atau mengalami
keraguan dalam jumlah rakaat.
C. Sebab-Sebab Sujud Sahwi.
Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang melakukan sujud
sahwi.
1. Lupa meninggalkan sunnah ab'ad, misalnya lupa membaca
tasyahud awal atau lupa melakukan Qunut dalam sholat Subuh menurut
mazhab Syafi'i.
2. Ragu terhadap jumlah rakaat, misalnya ragu apakah sudah
salat tiga atau empat rakaat.
3. Melakukan gerakan atau perbuatan salat karena lupa yang
termasuk sebab sujud sahwi menurut ketentuan fikih.
Catatan: Lupa meninggalkan rukun salat, seperti rukuk atau
sujud, tidak cukup diperbaiki dengan sujud sahwi saja. Rukun tersebut harus
dilaksanakan sesuai ketentuannya.
D. Tata Cara Sujud Sahwi.
1. Menyelesaikan tasyahud akhir
Setelah membaca tasyahud akhir dan sebelum salam, bersiap
melakukan sujud sahwi.
2.Melakukan sujud pertama
Sujud sambil membaca bacaan sujud. Salah satu bacaan yang
dapat dibaca adalah:
Subhāna rabbiyal-a‘lā wa biḥamdih.كيف تؤدي صلاة
الفجر؟ دليل خطوة بخطوة
للمبتدئين والمهتدين الجدد
3.Duduk di antara dua sujud
Duduk sejenak sebagaimana duduk di antara dua sujud dalam
salat.
4.Melakukan sujud kedua
Melakukan sujud sekali lagi dengan bacaan sujud.
5.Salam
Setelah selesai dua sujud, salam. Tata cara ini mengikuti
pendapat yang umum diajarkan dalam mazhab Syafi'i.
E. Bacaan Sujud Sahwi.
Salah satu bacaan yang dikenal dalam pembelajaran fikih
adalah: سُبْحَانَ
مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا
يَسْهُو .Subḥāna man lā yanāmu wa lā
yashū.Artinya: “Mahasuci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
Bacaan tersebut dikenal luas dalam buku-buku pembelajaran,
tetapi bukan bacaan wajib khusus sujud sahwi. Membaca tasbih sujud seperti
Subhāna rabbiyal-a‘lā juga dapat dilakukan.
F.Contoh Peristiwa Sujud Sahwi.
Contoh 1: Lupa tasyahud awal
Hasan melaksanakan salat Zuhur. Setelah rakaat kedua, ia
lupa duduk tasyahud awal dan langsung berdiri untuk rakaat ketiga. Ia
melanjutkan salatnya, kemudian melakukan sujud sahwi sebelum salam.
Contoh 2: Ragu jumlah rakaat
Muniroh sedang salat Asar dan ragu apakah ia sudah melakukan
tiga atau empat rakaat. Jika tidak memiliki dugaan yang lebih kuat, ia
mengambil jumlah yang lebih sedikit, yaitu tiga rakaat, menyempurnakan
salatnya, lalu melakukan sujud sahwi.
Contoh 3: Lupa qunut Subuh
Ketika salat Subuh, seseorang lupa membaca doa qunut menurut
ketentuan mazhab Syafi'i. Ia dapat melakukan sujud sahwi sebelum salam.
G. Perbedaan Sujud Sahwi dan Sujud Syukur
| Aspek | Sujud
Sahwi |
Sujud Syukur |
| ------------ | ------------------------------------------
| ---------------------------------------------------
| Tujuan |
Menyempurnakan salat karena lupa atau ragu | Mengungkapkan rasa syukur kepada
Allah |
| Waktu |
Berkaitan dengan pelaksanaan salat
| Ketika memperoleh nikmat atau terhindar dari musibah |
| Jumlah sujud | Dua kali | Umumnya
satu kali
|
H.Hikmah Sujud Sahwi.
1. Mengajarkan umat Islam agar lebih khusyuk dan
berhati-hati ketika salat.
2. Mengingatkan bahwa manusia dapat melakukan kesalahan dan
lupa.
3. Membantu menyempurnakan salat sesuai ketentuan syariat.
4. Menumbuhkan sikap rendah hati dan tidak mudah berputus
asa ketika melakukan kesalahan.
Sujud sahwi adalah dua kali sujud yang dilakukan karena
sebab-sebab tertentu dalam salat, terutama lupa atau ragu. Dengan memahami tata
caranya, kita dapat melaksanakan salat dengan lebih baik dan sesuai tuntunan
fikih.Synh
.jpeg)
