BIMBINGAN PERKAWINAN: WUJUDKAN KELUARGA SAKINAH DAN SEHAT SEJAK DINI



Tegaldlimo, Pendopo Kecamatan Tegaldlimo — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegaldlimo kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin yang berlangsung pada hari ini (09/07) di Pendopo Kecamatan Tegaldlimo. Pada kesempatan kali ini, KUA Tegaldlimo berkolaborasi dengan Puskesmas Kedungwungu dan diikuti oleh lima pasang calon pengantin sebagai bagian dari upaya membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman menyeluruh sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Kegiatan ini menghadirkan tiga fasilitator dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman. Dua di antaranya adalah Wahyu Fadhli Pribadi, S.H. dan Siti Wasi’ah, S.Sy., keduanya merupakan Penyuluh Agama Islam dari KUA Tegaldlimo, yang membawakan materi bertajuk Membangun Keluarga Sakinah serta Psikologi Perkawinan. Dalam pemaparannya, mereka menekankan pentingnya komunikasi, kesalingan, dan pembagian peran dalam rumah tangga agar tercipta keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan.

Sementara itu, Elok Widyawati, Amd.Keb., seorang bidan dari Puskesmas Kedungwungu, menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi keluarga. Ia memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan alat reproduksi, perencanaan kehamilan, hingga pola hidup sehat bagi pasangan usia subur.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Salah satu peserta bernama Sulis mengajukan pertanyaan yang menarik perhatian peserta lainnya. Ia bertanya, “Apakah seorang istri boleh meminta bantuan suami untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga?” Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Wahyu Fadhli Pribadi, S.H., yang menegaskan bahwa tidak ada larangan dalam agama bagi suami untuk turut membantu pekerjaan rumah. Bahkan, lanjutnya, Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan membantu istrinya di rumah.

“Peran dalam rumah tangga bukanlah beban sepihak. Ketika suami dan istri bisa saling membantu dan bekerja sama, di situlah fondasi keluarga sakinah bisa dibangun,” terang Wahyu di hadapan para peserta.

Kegiatan ini ditutup dengan permainan menarik yang memantik interaksi antara peserta dengan para fasilitator yang dipimpin oleh Fazza Rousi, S.H Penyuluh Agama dari KUA Tegaldlimo.

Dengan adanya bimbingan ini, para calon pengantin diharapkan memiliki kesiapan mental, emosional, dan spiritual untuk menjalani bahtera rumah tangga yang harmonis dan penuh kasih sayang. (WH)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama