6 Pasang Calon Pengantin Ikuti BIMWIN Mandiri KUA Glagah: Siap Bangun Keluarga Tangguh dan Sakinah

 

Glagah, 24 September 2025 — Aula KUA Kecamatan Glagah pada Rabu pagi (24/9) kembali menjadi tempat berlangsungnya Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Mandiri, yang diikuti oleh 6 pasang calon pengantin. Kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi mereka yang akan segera menapaki perjalanan rumah tangga.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Glagah, H. Imam Muklis, S.Ag., M.H.I, menekankan bahwa pernikahan bukan hanya sebuah ikatan lahir, tetapi juga ibadah terpanjang dalam kehidupan. “BIMWIN ini adalah sarana penting untuk mempersiapkan pasangan suami-istri agar mampu menghadapi dinamika rumah tangga, menjadi keluarga yang tangguh, dan mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, setiap calon pengantin juga melakukan penanaman pohon di sekitar KUA. Program ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Agama RI, sekaligus simbol bahwa membangun rumah tangga ibarat merawat pohon: membutuhkan kesabaran, perhatian, dan ketekunan agar tumbuh kuat dan memberi manfaat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan Penyuluh Agama Islam KUA Glagah, yakni Moch. Nurandi Jopa, S.H.I dan Abdul Azis, S.Pd, yang menyampaikan materi seputar:

  • Konsep Dasar Keluarga Sakinah

  • Manajemen dan Ketahanan Keluarga

  • Psikologi Perkawinan

Dalam materinya, narasumber menekankan pentingnya:
✅ Mempersiapkan keluarga yang tangguh dalam menghadapi persoalan hidup,
✅ Membangun rumah tangga harmonis yang sakinah, mawaddah, warahmah,
✅ Mengelola keuangan keluarga secara bijak,
✅ Menjadikan keluarga sebagai pusat nilai-nilai Islami dengan mengedepankan perintah Allah SWT.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius menyimak dan aktif berdiskusi, bahkan banyak yang mengaku baru mengetahui manfaat penting dari bimbingan perkawinan ini.

Dengan adanya kegiatan BIMWIN Mandiri ini, KUA Glagah berharap para calon pengantin lebih siap, tidak hanya dalam mengucapkan ijab kabul, tetapi juga dalam mengarungi bahtera rumah tangga dengan bekal ilmu, iman, dan kesadaran penuh akan tanggung jawab keluarga. (Joe)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama