Indro Prastiyo, Warga Desa Tegaldlimo, Ikuti Bimbingan Mualaf di KUA Tegaldlimo

Foto : KUA Tegaldlimo


Tegaldlimo, KUA Tegaldlimo – Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Tegaldlimo pada hari ini (24/09) menjadi saksi momen bersejarah bagi Indro Prastiyo, warga Desa Tegaldlimo, yang dengan penuh keyakinan memutuskan untuk memeluk agama Islam. Prosesi bimbingan masuk Islam tersebut berlangsung dengan khidmat dan dipandu langsung oleh Penghulu KUA Tegaldlimo, Sarno, S.HI.

Dalam proses bimbingan, Sarno, S.HI. memberikan penjelasan menyeluruh kepada Indro Prastiyo mengenai makna syahadat, kewajiban seorang muslim, serta pentingnya menanamkan akidah yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa keputusan untuk masuk Islam adalah awal dari perjalanan panjang menuju kedekatan dengan Allah SWT.

“Islam mengajarkan rahmat dan kedamaian. Keputusan Saudara Indro untuk memeluk Islam semoga menjadi langkah awal menuju keberkahan dan kebahagiaan dunia akhirat,” ujar Sarno dalam bimbingannya.

Dengan penuh keyakinan, Indro Prastiyo kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat yang dipandu oleh Penghulu. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, menandai secara sah status keislamannya. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT memberikan kekuatan iman, kelapangan dada, dan kemudahan bagi Indro dalam mendalami serta mengamalkan ajaran Islam.

Indro Prastiyo sendiri menyampaikan rasa syukur atas bimbingan yang diberikan. Ia mengaku keputusan ini lahir dari dorongan hati yang mantap setelah melalui proses perenungan panjang. “Saya berharap bisa menjadi muslim yang taat dan istiqamah. Terima kasih kepada KUA Tegaldlimo yang sudah membimbing dengan penuh kesabaran,” ungkapnya.

Kegiatan bimbingan masuk Islam ini merupakan bagian dari pelayanan keagamaan KUA Tegaldlimo yang selalu siap mendampingi masyarakat dalam urusan keislaman. Kepala KUA Tegaldlimo juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pembinaan lanjutan kepada para mualaf, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan ibadah dasar.

Dengan demikian, momen bersejarah ini bukan hanya menjadi tonggak baru bagi Indro Prastiyo, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran KUA sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. (WH)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama