Glagah, 10 September 2025 — Aula KUA Kecamatan Glagah kembali menjadi tempat berlangsungnya Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Mandiri, Rabu (10/9), yang diikuti oleh 8 pasang calon pengantin. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mereka yang dalam waktu dekat akan melangsungkan akad nikah.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Glagah, H. Imam Muklis, S.Ag., M.H.I, menegaskan bahwa pernikahan adalah ibadah terpanjang yang membutuhkan persiapan lahir dan batin. “BIMWIN ini bukan sekadar formalitas, melainkan ikhtiar agar setiap pasangan siap menghadapi dinamika rumah tangga, menjadi keluarga tangguh, serta mampu mewujudkan rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.
Tak hanya itu, Imam Muklis juga mengingatkan pentingnya penanaman pohon oleh setiap calon pengantin, sesuai dengan imbauan Kementerian Agama RI. Selain sebagai simbol keberlangsungan kehidupan, penanaman pohon ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya:
-
Yuliana, S.Sos dan Moch. Nurandi Jopa, S.H.I (Penyuluh Agama Islam KUA Glagah) dengan materi Konsep Dasar Keluarga Sakinah, Manajemen Keluarga, Ketahanan Keluarga, dan Psikologi Perkawinan.
-
Joko Riyanto, Binmas Polsek Glagah, yang membawakan materi Pencegahan dan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), menekankan pentingnya menciptakan rumah tangga aman dan bebas dari kekerasan.
Adapun materi yang ditekankan narasumber mencakup poin-poin penting:
✅ Mempersiapkan keluarga yang tangguh menghadapi tantangan,
✅ Berusaha mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah,
✅ Bijak dalam pengelolaan keuangan keluarga,
✅ Menjadikan rumah tangga sebagai pusat nilai-nilai Islami dengan mengedepankan perintah Allah SWT.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara KUA Glagah, Kecamatan Glagah, Polsek Glagah, Balai KB, dan Puskesmas Paspan, yang bersinergi dalam mempersiapkan generasi keluarga baru yang berkualitas.
Dengan antusiasme peserta yang luar biasa, BIMWIN Mandiri kali ini berjalan lancar dan sukses. Banyak calon pengantin mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih siap menapaki kehidupan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, KUA Glagah berharap para pasangan mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan memberi kontribusi positif baik untuk masyarakat maupun lingkungan. (Joe)


