Bimbingan Calon Pengantin KUA Kecamatan Srono “Kelola keuangan dengan bijak. Bedakan kebutuhan dan keinginan

KUA Kecamatan Srono - Banyuwangi 25 November 2025 - melaksanakan kegiatan bimbingan bagi calon pengantin yang berada di wilayah kerja KUA Srono. Acara ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir untuk mendapatkan pembekalan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. tidak kurang dari 7 Pasang calon pengantin mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Srono.

Bertindak sebagai keynote speaker, Kepala KUA Srono H. Amin Maki membuka kegiatan dengan pesan yang tegas namun penuh makna. Dalam sambutannya beliau menyampaikan,
“Perkawinan bukan hanya urusan dua orang, tetapi penyatuan dua keluarga dan dua tanggung jawab besar. Karena itu, kesiapan mental, spiritual, dan emosional adalah fondasi utama sebelum melangkah ke jenjang ini.”

Dalam uraian materinya, H. Amin Maki menekankan beberapa poin penting:

  • Perkawinan adalah ibadah panjang yang memerlukan komitmen.

  • Suami dan istri harus saling memahami, menghargai, dan bekerja sama.

  • Keluarga yang sakinah dibangun dari komunikasi yang baik, kesabaran, serta kemampuan memecahkan masalah bersama.

  • Keutuhan rumah tangga harus dijaga dengan saling menunaikan hak dan kewajiban sesuai tuntunan agama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Iskandar, Penyuluh Agama Islam KUA Srono. Ia membahas tentang kesiapan menjadi pasangan suami istri dalam kehidupan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Iskandar mengatakan,
“Sebagai penyandang status baru di masyarakat, pasangan pengantin harus mampu beradaptasi, tidak hanya dengan keluarga barunya, tetapi juga dengan lingkungan tempat tinggal mereka. Jaga sikap, jaga adab.”

Iskandar menguraikan bahwa menyesuaikan diri dengan lingkungan adalah bagian penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Sikap sopan, komunikasi yang baik, serta kemampuan menghargai nilai dan kebiasaan masyarakat sekitar menjadi modal awal membangun keluarga yang dihargai dan dihormati.

Materi berikutnya disampaikan oleh pemateri kedua, Badrul Komari, yang membahas tips dan trik menjaga keseimbangan ekonomi keluarga. Dalam penyampaiannya ia menekankan pentingnya manajemen keuangan sejak awal pernikahan.

Badrul Komari menyampaikan,
“Kelola uang dengan bijak. Bedakan kebutuhan dan keinginan, buat perencanaan bulanan, dan selalu sisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan serta dana darurat.”

Dalam uraian materinya, ia menjelaskan beberapa langkah penting manajemen keuangan keluarga:

  • Menyusun anggaran rutin dan mencatat setiap pengeluaran.

  • Memprioritaskan kebutuhan dasar sebelum keinginan.

  • Menentukan tujuan keuangan jangka pendek dan panjang.

  • Menghindari utang konsumtif serta memperkuat budaya menabung.

  • Membangun komunikasi keuangan yang jujur dan terbuka antara suami dan istri.

Kegiatan bimbingan calon pengantin ini diharapkan dapat membekali pasangan muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan penuh berkah. (idear)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama