Penyuluh dan Kepala KUA Tegaldlimo Jadi Fasilitator BRUS di MAN 3 Banyuwangi

Fasilitator Kepala KUA Tegaldlimo, Lukman Hakim, S.HI.

Banyuwangi, MAN 3 Banyuwangi – Penyuluh Agama Islam KUA Tegaldlimo, Wahyu Fadhli Pribadi, S.H., bersama Kepala KUA Tegaldlimo, Lukman Hakim, S.HI., turut berperan aktif sebagai fasilitator dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan di MAN 3 Banyuwangi, Selasa (11/11).

Kegiatan BRUS ini diinisiasi oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dengan tujuan membentuk karakter remaja Islam yang sehat, tangguh, dan mampu mengelola diri di tengah berbagai tantangan zaman. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sejumlah penyuluh agama Islam dan kepala KUA dari berbagai kecamatan di Banyuwangi sebagai fasilitator, yang dibagi ke dalam lima kelompok diskusi.

Pada kesempatan tersebut, Wahyu Fadhli Pribadi, S.H. bertugas sebagai fasilitator Kelompok 2 dengan peserta sebanyak 54 siswa-siswi. Melalui pendekatan interaktif berupa diskusi terbuka dan permainan edukatif, Wahyu mengajak para peserta untuk mengenal lebih dalam tentang konsep remaja sehat dan pentingnya pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

Fasilitator Wahyu Fadhli Pribadi


Sementara itu, Lukman Hakim, S.HI., yang memfasilitasi Kelompok 3 dengan jumlah peserta 61 siswa-siswi, juga menyampaikan materi serupa dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan inspiratif. Keduanya berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup, menyenangkan, dan penuh makna bagi para peserta.

Kegiatan BRUS di MAN 3 Banyuwangi ini berlangsung di gazebo dan aula Ma’had Putri, dengan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi maupun permainan kelompok, yang dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, empati, dan tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja peserta BRUS dapat menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (WH)

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama