Banyuwangi — Jawa Pos Radar Banyuwangi kembali menggelar Anugerah Sunrise of Java (SoJ) yang keempat pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi. Kegiatan bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, serta undangan, dengan total sekitar 100 peserta.
Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Anugerah SoJ tahun ini terasa istimewa karena diguyur hujan yang menjadi simbol rahmat dan keberkahan dari Allah SWT bagi seluruh pihak yang hadir.
Ia menjelaskan, Anugerah SoJ telah berjalan selama empat kali penyelenggaraan dan telah menjaring kurang lebih 100 “Sang Jawara”, yakni figur-figur inspiratif yang memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat Banyuwangi. Para nominator dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya mampu menginspirasi masyarakat, memberikan pelayanan dengan hati, serta berkontribusi secara continue dan berkelanjutan.
“Para Sang Jawara ini telah membawa banyak perubahan positif bagi Banyuwangi,” ungkap Samsudin. Dari 100 nominator tersebut, Jawa Pos Radar Banyuwangi menetapkan 36 penerima Anugerah SoJ tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Jawa Pos Radar Banyuwangi juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyuwangi atas dukungan dan fasilitas tempat yang diberikan, serta mengucapkan selamat kepada seluruh Sang Jawara yang menerima penghargaan.
Pada ajang ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, menerima Anugerah SoJ kategori Tokoh Pendorong Moderasi Beragama. Penghargaan tersebut diberikan atas ketelatenan dan kepeduliannya dalam mendorong terciptanya keharmonisan masyarakat Banyuwangi yang moderat dalam beragama, sehingga terwujud kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah. Menurutnya, jika bekerja sendiri-sendiri, Banyuwangi akan tertinggal. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kerja sama.
“Dalam jargon Banyuwangi, tandang bareng. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, pekerjaan akan terasa lebih ringan menuju Banyuwangi yang jauh lebih baik, baik dari sisi kesehatan, kesejahteraan masyarakat, maupun kemajuan daerah,” ujarnya.
Bupati juga mendorong seluruh pihak untuk terus melakukan inovasi. Ia menekankan bahwa capaian pada malam Anugerah SoJ ini bukan sekadar prestasi, melainkan momentum untuk memperkuat kerja sama yang harmonis demi kemajuan Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi atas perhatian dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Banyuwangi melalui Anugerah Sunrise of Java.(hin)
Tags:
Beranda Utama