Kemangi Award 2026 Digelar, Inovasi Tepuk Sakinah Masuk Nominasi Penyuluh Inspiratif

Banyuwangi- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menggelar Kemangi Award 2026 sebagai ajang apresiasi terhadap inovasi dan dedikasi ASN di lingkungan Kemenag Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuwangi, Senin (12/1/2026), dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan awal tahun Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.b


Kemangi Award hadir sebagai ruang penghargaan bagi ASN dan satuan kerja yang dinilai menghadirkan praktik-praktik terbaik, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Salah satu yang menarik perhatian dalam ajang ini adalah masuknya penyuluh agama dengan inovasi “Tepuk Sakinah melalui y Tiktok” sebagai nominator kategori Penyuluh Inspiratif.

Tepuk Sakinah merupakan metode bimbingan pranikah kreatif yang di Viralkan oleh KUA Kecamatan Wongsorejo. Melalui gerakan tepuk tangan yang sederhana dan mudah diingat, dalam ice breaking ini mengenalkan lima pilar keluarga sakinah, yaitu berpasangan, janji kokoh, saling berbuat baik, musyawarah, dan saling rida. Pendekatan ini dinilai efektif karena mengemas materi pernikahan secara interaktif dan menyenangkan bagi calon pengantin. Berkah viralnya tepuk sakinah ini masyarakat mengenal kegiatan Bimbingan Perkawinan sebelum pelaksanaan akad nikah.

Hal tersebut menjadi perhatian luas setelah videonya viral di media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, pada September hingga Oktober 2025. Ditonton hingga lebih dari 2 juta kalimat Konten penyuluhan ini tidak hanya menjangkau masyarakat Banyuwangi, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah lain sebagai contoh praktik penyuluhan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kemangi Award diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh ASN.

“Penghargaan ini harus menjadi energi positif agar ASN Kementerian Agama semakin giat, inovatif, dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kemangi Award 2026 juga menegaskan arah baru penyuluhan keagamaan melalui konsep Penyuluh Viral Society, di mana pesan keagamaan dan sosial disampaikan secara kreatif melalui media digital. Penyuluhan tidak lagi terbatas pada mimbar dan ruang kelas, tetapi hadir di ruang publik maya, menjangkau generasi muda, dan merespons dinamika masyarakat digital secara cepat dan relevan.

Melalui Kemangi Award, Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi meneguhkan komitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi, termasuk dalam bidang penyuluhan agama, demi terwujudnya pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan berdampak luas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama