Glagah – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Glagah bersama Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddik (UINKHAS) Jember melaksanakan kegiatan penyuluhan bertema Bahaya NAPZA kepada siswa-siswi kelas XI dan XII SMK Alawiyah Paspan, Kecamatan Glagah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 26 Januari 2026, pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.
Penyuluhan ini terlaksana atas usulan dan permintaan dari para mahasiswa PKL UINKHAS Jember, serta didukung oleh adanya Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin sebelumnya antara KUA Kecamatan Glagah dan SMK Alawiyah Paspan. Dengan dasar kerja sama tersebut, kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para siswa.
Dalam kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Glagah, Moch. Nurandi Jopa dan Abdul Azis, turut mendampingi mahasiswa PKL sekaligus memberikan penguatan materi dari sudut pandang keagamaan. Materi yang disampaikan menekankan pada bahaya penyalahgunaan NAPZA bagi kesehatan, masa depan generasi muda, serta dampak moral dan spiritual yang ditimbulkan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti penyuluhan, ditandai dengan keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik serta kesadaran untuk menjauhi NAPZA dan perilaku negatif lainnya.
Ke depan, kegiatan penyuluhan semacam ini direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap dan rutin setiap satu bulan sekali sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan pembinaan generasi muda.
Kepala SMK Alawiyah Paspan, Muhamad, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Glagah dan mahasiswa PKL UINKHAS Jember atas kegiatan penyuluhan ini. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara rutin ke depannya,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Glagah, lembaga pendidikan, dan perguruan tinggi, diharapkan upaya pembinaan dan edukasi kepada generasi muda dapat terus diperkuat demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berakhlak. (Joe)

