Glagah, 12 Februari 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Glagah menggelar kegiatan Pelepasan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq (UINKHAS) Jember pada Kamis (12/2/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Nikah KUA Glagah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Glagah, Drs. Mosleh.
Acara berlangsung lancar dan penuh khidmat, dihadiri oleh mahasiswa PKL serta penyuluh agama Islam dari KUA Kecamatan Licin. Kehadiran mereka menjadi satu rangkaian kegiatan bersama, mengingat Drs. Mosleh juga mendapat amanah tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KUA Kecamatan Licin, sehingga pelepasan mahasiswa PKL dari dua KUA tersebut dilaksanakan secara bersamaan di KUA Glagah.
Dalam sambutannya, Drs. Mosleh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa atas kontribusi mereka selama melaksanakan praktik kerja lapangan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan adik-adik mahasiswa selama di KUA. Walaupun mungkin belum maksimal, dampaknya cukup dirasakan. Kami juga memohon maaf apabila selama praktik ada hal-hal yang kurang berkenan atau belum sepenuhnya sesuai dengan rencana adik-adik. Namun kalian sudah memahami seperti apa budaya kerja di KUA, dan itu bisa menjadi bekal ketika nanti terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Sebagai bentuk kenang-kenangan, masing-masing kelompok PKL dari KUA Glagah dan KUA Licin menyerahkan cinderamata kepada KUA tempat mereka bertugas. Khusus kelompok PKL KUA Glagah, selain memberikan piagam dan vandel, mereka juga menyerahkan empat jenis tanaman untuk ditanam di halaman KUA Glagah.
Penyerahan tanaman tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap program Ekoteologi yang telah digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa mahasiswa UINKHAS Jember tidak hanya belajar tentang pelayanan keagamaan dan administrasi publik, tetapi juga turut berkontribusi dalam gerakan pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Suasana haru dan kebersamaan terasa di akhir acara, menandai berakhirnya masa praktik sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan lembaga pelayanan keagamaan. Diharapkan pengalaman PKL ini menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi, etika kerja, serta semangat pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. (Joe)

