Geber BBM 2026: Kebersamaan ASN Muslim dan Nonmuslim Warnai Aksi Bersih Masjid Ar Royan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi


Banyuwangi — Suasana pagi yang masih diselimuti embun di Masjid Ar Royan, Jumat (13/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi terlihat bergotong royong membersihkan area masjid. Sapu, kemoceng, lap kaca, serta berbagai peralatan kebersihan digunakan secara serempak sebagai wujud kepedulian dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026, sebuah gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor: B-29/Dt.III.I/BA.01.1/02/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang Instruksi Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh ASN Muslim. ASN nonmuslim turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut. Mereka bersama-sama menyapu halaman, membersihkan kaca jendela, merapikan karpet, hingga memastikan tempat wudu dalam kondisi bersih dan nyaman bagi para jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat, menyampaikan bahwa gerakan ini tidak sekadar berorientasi pada kebersihan fisik, melainkan juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian lintas iman.

“Dalam rangka menyukseskan dan meningkatkan kualitas pemberdayaan Rumah Ibadah—Masjid Berdaya Berdampak—serta menyambut Ramadan 1447 H/2026 M, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui surat edaran tersebut, seluruh jajaran diminta melaksanakan kegiatan secara serentak di masjid dan musala di wilayah masing-masing pada:

Hari/Tanggal: Senin, 16 Februari 2026
Waktu: Pukul 06.00–10.00 WIB
Tempat: Masjid dan musala di daerah masing-masing

Menurut Chaironi, Geber BBM merupakan bagian dari upaya menghadirkan masjid yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga berdaya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Ramadan adalah bulan penyucian diri. Maka, menyambutnya dengan membersihkan masjid merupakan simbol bahwa kita juga sedang membersihkan hati dan niat. Kebersamaan ASN Muslim dan nonmuslim dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat merawat rumah ibadah adalah bagian dari nilai kemanusiaan dan gotong royong,” tuturnya.

Kegiatan di Masjid Ar Royan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sapaan hangat dan canda ringan mewarnai kerja bakti tersebut. Tanpa sekat agama maupun jabatan, seluruh peserta larut dalam semangat kolektif yang sederhana namun sarat makna.

Melalui gerakan ini, diharapkan tercipta energi positif menjelang Ramadan. Rumah ibadah yang bersih diyakini akan menghadirkan suasana khusyuk dalam beribadah, sekaligus memperkuat harmoni dan kebersamaan di tengah masyarakat Banyuwangi.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama