Penganugerahan Siswa Berprestasi MTsN 3 Banyuwangi, Direktur KSKK Dorong Semangat Prestasi dan Karakter Akhlakul Karimah

Banyuwangi — Penganugerahan siswa berprestasi MTsN 3 Banyuwangi dilaksanakan pada Sabtu (04/04/2026) bertempat di aula MTsN 3 Banyuwangi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur KSKK Kementerian Agama RI Nyanyu Khodijah, Katim Sarpras Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Jun Afif Amrullah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat, PLT Kasi Pendma Fakhrurrazi, serta PLT Kepala MTsN 3 Banyuwangi Kholiq, bersama seluruh pegawai dan siswa-siswi berprestasi.

Dalam sambutannya, Kholiq menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur KSKK dan seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa MTsN 3 Banyuwangi terus berikhtiar mewujudkan madrasah bermutu mendunia dengan mempertahankan dan mengembangkan prestasi akademik maupun non-akademik hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Meski memiliki keterbatasan sarana laboratorium, hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk berprestasi. Ia juga berharap adanya dukungan dan bantuan pembangunan laboratorium riset guna menunjang capaian prestasi madrasah.

Sementara itu, Chaironi Hidayat dalam arahannya menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap madrasah semakin meningkat. Menurutnya, madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlakul karimah peserta didik. Ia menegaskan bahwa penguatan madrasah merupakan bagian dari fokus Kementerian Agama, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para pimpinan agar senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas.


Direktur KSKK, Nyanyu Khodijah, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para siswa. Ia menekankan bahwa kesuksesan ditentukan oleh proses yang terus diperbaiki. Menurutnya, setiap cita-cita harus diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh, serta didukung oleh doa dan restu orang tua dan guru. Ia juga menegaskan bahwa akhlak menjadi ciri khas utama anak madrasah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa siswa harus mampu mengelola waktu dengan baik dan terus meningkatkan prestasi. Kepada para guru, ia berpesan agar meyakini bahwa setiap siswa memiliki potensi dan kecerdasan yang perlu dikembangkan. Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan madrasah ke depan melalui grand design hingga tahun 2045, serta penguatan kurikulum berbasis cinta sebagai bagian dari kontribusi Kementerian Agama dalam Kurikulum Merdeka.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi oleh Direktur KSKK, yang dilanjutkan dengan peresmian bangunan masjid di lingkungan MTsN 3 Banyuwangi sebagai sarana penunjang pembinaan karakter dan spiritual peserta didik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama