Kua
Srono, Banyuwangi (26/05/2026) – Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono kembali menggelar program Bimbingan
Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan
pernikahan di wilayah kerja Kecamatan Srono. Bertempat di aula KUA, kegiatan
yang berlangsung pada Selasa pagi ini menghadirkan suasana khidmat sekaligus
interaktif.
Dalam sesi
kali ini, materi yang diangkat terbilang sangat krusial bagi masa depan
ketahanan keluarga, yakni mengenai esensi dan arti penting kehadiran seorang
anak dalam rumah tangga. Sebagaimana diketahui, salah satu tujuan mulia dari
sebuah ikatan pernikahan adalah untuk melanjutkan keturunan (reproduksi).
Namun, kehadiran buah hati dalam kehidupan rumah tangga memiliki makna yang
sangat mendalam dan tidak boleh disikapi secara asal-asalan tanpa kesiapan yang
matang.
Hadir
sebagai pemateri, Badrul Komari, menyampaikan edukasi
tersebut dengan sangat apik. Menggunakan gaya bahasa yang lugas, komunikatif,
dan mudah dipahami, ia mengupas tuntas materi demi materi. Beliau menekankan
bahwa anak bukan sekadar penerus nama keluarga, melainkan amanah besar dari
Allah SWT yang membawa berkah, sekaligus tanggung jawab moral dan spiritual
yang tinggi bagi orang tua.
"Anak
adalah investasi dunia dan akhirat. Kehadiran mereka harus dipersiapkan dengan
ilmu, kesiapan mental, spiritual, serta pola asuh yang benar, bukan hanya
sekadar mengalir begitu saja," ujar Badrul Komari di sela-sela
pemaparannya.
Penyampaian
yang mengalir dan penuh bobot ini rupanya sukses menyita perhatian seluruh
audiens. Sepanjang acara, para peserta yang terdiri dari puluhan calon
pengantin tampak sangat antusias. Mereka menyimak dengan penuh khidmat hingga
akhir sesi, menyadari betapa pentingnya bekal keilmuan ini sebelum mereka resmi
mengarungi bahtera rumah tangga yang sesungguhnya.
Dengan
adanya bimbingan intensif seperti ini, KUA Kecamatan Srono berharap para calon
pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga matang secara
mental dan spiritual demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,
serta melahirkan generasi penerus yang berkualitas.(idear)
