Banyuwangi, Kamis 21 Mei 2026 — KUA Kecamatan Muncar bergerak cepat menindaklanjuti program Album Digital Masjid dan Musholla yang dicanangkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Melalui jajaran penyuluh agama Islam, KUA Muncar turun langsung ke lapangan melaksanakan pendataan masjid dan musholla secara menyeluruh di wilayah Kecamatan Muncar.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) tersebut dilakukan dengan mendatangi lokasi satu per satu, mulai dari dusun ke dusun hingga desa ke desa se-Kecamatan Muncar. Pendataan dilakukan secara langsung guna memastikan data masjid dan musholla tersusun akurat sekaligus memperkuat pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Nomor B-1677/Kw.13.06/BA.03.1/04/2026 tentang Album Digital Masjid dan Musholla, yang kemudian diteruskan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi kepada seluruh KUA se-Kabupaten Banyuwangi.
Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa program Album Digital Masjid dan Musholla bertujuan meningkatkan pelayanan bimbingan kemasjidan sekaligus mendata tempat ibadah yang belum terdaftar pada aplikasi SIMAS. Proses pengambilan data dan dokumentasi dianjurkan dilakukan langsung oleh penghulu maupun penyuluh agama Islam sebagai bentuk nyata eksistensi masjid dan musholla di tengah masyarakat.
Kepala KUA Muncar H. Amin Maki menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pendataan administratif, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat di setiap wilayah.
“Penyuluh agama Islam KUA Muncar turun langsung ke lapangan agar data yang diperoleh benar-benar valid sekaligus memperkuat kedekatan pelayanan KUA dengan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, para penyuluh melakukan pengambilan data profil masjid dan musholla, dokumentasi bangunan, serta aktivitas keagamaan yang berlangsung di lingkungan setempat. Seluruh data nantinya akan diunggah ke dalam sistem Album Digital Masjid sesuai petunjuk dari Kementerian Agama.
Pendataan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus masjid. Kehadiran tim dari KUA Muncar dinilai menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah dalam penguatan layanan keagamaan hingga tingkat dusun dan desa.
Melalui program ini, diharapkan seluruh masjid dan musholla di Kecamatan Muncar dapat terdokumentasi dengan baik serta menjadi bagian dari pengembangan layanan digital keagamaan yang lebih modern, akurat, dan mudah diakses masyarakat. (Fkr)


