Makna dan Hikmah Hari Raya Qurban
Bangorejo — Kegiatan penyuluhan keagamaan yang dilakukan Penyuluh Agama Islam KUA Bangorejo,Syarif Nur Hasan, mengenai hikmah hari raya qurban dilaksanakan di Majelis Taklim Al’Arofah Kebondalem-Bangorejo.
Penyuluhan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang makna ibadah qurban, tidak hanya sebagai bentuk ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam penyampaiannya, pemateri menjelaskan bahwa ibadah qurban merupakan bentuk ketaatan dan keikhlasan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Melalui peristiwa tersebut, umat Islam diajarkan untuk selalu mendahulukan perintah Allah SWT di atas kepentingan pribadi.
“Qurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri seperti egoisme, kesombongan, dan kurangnya kepedulian terhadap sesama,” papar Hasan, panggilan akrabnya.
Selain itu, dijelaskan pula tata cara pelaksanaan qurban, syarat hewan qurban, hingga keutamaan berqurban bagi umat Islam yang mampu. Pembagian daging qurban memiliki nilai sosial yang tinggi karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Momentum Iduladha menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan antarwarga.
“Semoga melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami makna qurban dan mampu mengamalkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan doa bersama dan santunan bagi dhuafa dan anak yatim. Synh13kuabango.go.id

