KUA Glagah kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Mandiri bagi calon pengantin pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Nikah KUA Glagah. Kegiatan ini diikuti oleh 9 pasang calon pengantin dan menjadi pelaksanaan BIMWIN Mandiri Angkatan ke-X Tahun 2026.
Pelaksanaan BIMWIN merupakan bentuk komitmen KUA Glagah dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Bimbingan ini menjadi bagian penting yang perlu diikuti oleh calon pengantin sebagai upaya meningkatkan kesiapan dalam membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Drs. Mosleh, selaku Kepala KUA Glagah, menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan bukan sekadar kegiatan formal sebelum akad nikah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi calon pengantin agar memahami makna dan tanggung jawab kehidupan berumah tangga. Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan program pembinaan lainnya yang dimiliki KUA Glagah, yaitu BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) bagi siswa-siswi tingkat SLTP dan SLTA, serta BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) bagi remaja yang telah memasuki usia nikah, yaitu 19 tahun ke atas. Program ini menjadi langkah preventif dan edukatif untuk mempersiapkan generasi muda sejak dini.
KUA Glagah sendiri telah menjadwalkan pelaksanaan BIMWIN Mandiri secara rutin setiap dua minggu sekali sebagai bagian dari program kerja tahunan yang berkesinambungan.
Materi pada BIMWIN Angkatan X kali ini disampaikan oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Glagah. Yuliana membawakan materi Fondasi Keluarga Sakinah dan Kesehatan Keluarga, yang menekankan pentingnya membangun rumah tangga dengan landasan nilai agama dan perhatian terhadap kesehatan keluarga.
Selanjutnya, Moch. Nurandi Jopa menyampaikan materi Psikologi Keluarga dan Membangun Generasi Berkualitas, yang memberikan wawasan tentang kesiapan mental, komunikasi keluarga, serta peran orang tua dalam membentuk generasi masa depan.
Sementara itu, Abdul Azis memberikan materi mengenai hak dan kewajiban suami, istri, dan anak, sebagai dasar untuk membangun hubungan keluarga yang seimbang dan harmonis.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif dan antusias mengikuti seluruh sesi yang disampaikan. Suasana diskusi yang hangat dan interaktif membuat kegiatan berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh semangat.
Melalui BIMWIN Mandiri Angkatan ke-X Tahun 2026 ini, KUA Glagah berharap para calon pengantin dapat memiliki kesiapan yang matang, baik secara mental, spiritual, maupun sosial, sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis serta menjadi pondasi lahirnya generasi yang berkualitas di masa mendatang. (Joe)

