KUA SRONO - BANYUWANGI, 18 Juni 2026 – Pemandangan berbeda
terlihat di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono, Banyuwangi
pada Kamis (18/06/2026). Jika pada bulan sebelumnya ruangan ini dipadati oleh
sorak-sorai bahagia keluarga pengantin, kini suasana berganti menjadi jauh lebih
tenang dan lengang. Fenomena ini merupakan dampak dari masuknya bulan Suro
(Muharram) dalam penanggalan Jawa/Islam.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan
dinamika pada bulan Dzulhijjah lalu. Saat itu, KUA Srono mencatat lonjakan luar
biasa dengan melayani hingga 118 peristiwa pernikahan dalam satu bulan.
Tren Tahunan yang
Terulang
Kepala KUA Srono, Fahrus Shoffi, menuturkan bahwa penurunan drastis
jumlah pernikahan di bulan Muharram atau Suro ini bukanlah hal baru, melainkan
tren tahunan yang terus berulang karena faktor budaya lokal masyarakat.
"Kondisi sepi di bulan Muharram ini
juga terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data kami, tercatat hanya
ada 4 pernikahan yang terlaksana di wilayah kerja KUA Srono selama bulan
ini," ujar Fahrus Shoffi.
'Bulan Rehat' Bagi
Penghulu
Sepinya jadwal akad nikah diakui
memberikan ruang bernapas lebih bagi para petugas lapangan. Fauzan Ansor, Penghulu KUA Srono, mengonfirmasi bahwa
bulan Suro kerap kali menjadi momen jeda dari padatnya jadwal menghadiri ijab kabul.
"Bulan ini bisa dikatakan sebagai
bulan rehat bagi penghulu karena sangat minim pelaksanaan pernikahan. Tugas
lapangan berkurang, jadi saat ini kami lebih fokus pada pemeriksaan berkas
calon pengantin atau proses rapak," kata
Fauzan.
KUA Bukan Sekadar
Urusan Menikah
Meski balai nikah sepi dari prosesi
sakral ijab kabul, aktivitas di ruang pelayanan KUA Srono dipastikan tidak
kendor. Fahrus Shoffi menegaskan bahwa momentum ini justru dimanfaatkan seluruh
jajaran staf untuk mengoptimalkan program kerja dan layanan keagamaan lainnya.
Saat ini, KUA Srono tetap membuka layanan
penuh untuk urusan publik seperti:
1. Pengelolaan dan Konsultasi Wakaf
Pendaftaran ID Masjid dan Musholla
Pendaftaran Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majelis
Taklim
Bimbingan produk halal dan urusan kemaslahatan umat
lainnya
Dengan pembagian fokus ini, KUA Srono
memastikan bahwa kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kecamatan Srono
tetap berjalan prima dan tanpa hambatan, baik di musim padat nikah maupun di
bulan rehat seperti saat ini.(idear)
1.
