Kemenag Banyuwangi Sukseskan Peaceful Muharram II, Raih 2.077 Khataman Al-Qur'an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H


BANYUWANGI (Bimas Islam) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi sukses menyemarakkan program Peaceful Muharram II dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional 100.000 Khataman Al-Qur'an ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (17/6/2026).

Di Kabupaten Banyuwangi, semangat syiar Al-Qur'an diwujudkan melalui capaian 2.077 khataman Al-Qur'an yang berasal dari satuan pendidikan madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), pondok pesantren, majelis taklim, serta berbagai kelompok masyarakat di seluruh wilayah Banyuwangi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenag, kepala madrasah, Kepala KUA, penyuluh agama Islam, guru, santri, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan gerakan nasional tersebut.

"Alhamdulillah, Banyuwangi berhasil mencatatkan 2.077 khataman Al-Qur'an. Ini menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat Banyuwangi terhadap Al-Qur'an sangat tinggi sekaligus menjadi momentum mengawali Tahun Baru Islam dengan memperkuat nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan kedamaian," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Banyuwangi menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, Gerakan Nasional 100.000 Khataman Al-Qur'an bukan sekadar mengejar target jumlah khataman, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.

"Peaceful Muharram II menjadi momentum mengajak masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur'an. Harapannya, semangat membaca, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Qur'an terus tumbuh sehingga mampu memperkuat karakter umat yang moderat, rukun, dan cinta damai," ungkapnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, satuan pendidikan madrasah menyumbangkan 739 khataman, yang terdiri atas Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 95 khataman, Madrasah Ibtidaiyah (MI) 296 khataman, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 252 khataman, serta Raudlatul Athfal (RA) sebanyak 96 khataman.

Adapun dari jajaran KUA se-Kabupaten Banyuwangi berhasil menghimpun 1.338 khataman Al-Qur'an. Kontributor terbanyak berasal dari KUA Rogojampi dengan 237 khataman, disusul KUA Banyuwangi sebanyak 119 khataman, KUA Muncar 114 khataman, KUA Tegalsari 104 khataman, KUA Songgon 101 khataman, KUA Kalipuro 78 khataman, KUA Sempu 77 khataman, KUA Srono 61 khataman, KUA Genteng 60 khataman, serta KUA lainnya yang turut memberikan kontribusi.

Dr. Chaironi Hidayat berharap gerakan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial menyambut Muharram, tetapi terus menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat.

"Peaceful Muharram bukan sekadar peringatan tahun baru Islam, tetapi momentum untuk membangun masyarakat yang religius, damai, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga keberkahan Al-Qur'an senantiasa menyertai Banyuwangi dan Indonesia," pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama