Ngopi Bareng Kemenag dan Dispendukcapil Banyuwangi Perkuat Sinergi Pelayanan Publik




Banyuwangi, 2– Semangat memperkuat sinergi antarlembaga ditunjukkan melalui kegiatan Ngopi Bareng yang digelar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat, S.Ag., M.M., bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Banyuwangi, H. Saifudin, S.H., M.M., Selasa malam (23/6/2026) di Cafe Kopi Kenangan Banyuwangi.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi ruang diskusi dan silaturahmi antara jajaran Kementerian Agama dan Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi. Hadir dalam kesempatan itu Kasi Bimas Islam Kankemenag Banyuwangi H. Mastur, S.Ag., M.Pd.I. didampingi H. Syafaat, S.H., M.H.I., serta H. Gufron Musthofa, S.Ag., M.H.I., Kepala KUA Kecamatan Cluring yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Banyuwangi.


Turut hadir pula H. Imam Muklis, S.Ag., M.H.I., Sekretaris APRI Banyuwangi yang juga Pengurus LKKNU Cabang Banyuwangi, Kepala KUA Singojuruh Khoirud Dawam, S.Ag., M.Pd.I., Kepala KUA Songgon H. Abd. Fatah, S.Ag., M.H.I., serta Kepala KUA Srono Fahrus Shoffi, S.H.I.


Dalam diskusi tersebut, berbagai hal terkait pelayanan publik dibahas secara terbuka, khususnya mengenai pentingnya sinkronisasi data antara Dispendukcapil dan Kantor Urusan Agama (KUA). Sebagai dua instansi yang memiliki keterkaitan erat dalam pelayanan masyarakat, terutama dalam administrasi kependudukan dan pencatatan peristiwa penting, koordinasi yang baik dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.


Plt Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, H. Saifudin, menegaskan bahwa data administrasi kependudukan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan berbagai layanan publik. Menurutnya, pemerintah harus lebih proaktif dalam memastikan validitas data masyarakat.


“Yang membutuhkan data administrasi kependudukan itu bukan masyarakat, tetapi kita sebagai penyelenggara layanan. Karena itu, kita harus aktif melakukan jemput bola agar data yang dimiliki selalu valid dan mutakhir,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Kementerian Agama, khususnya KUA di tingkat kecamatan, sangat relevan karena terdapat sejumlah tugas dan fungsi yang saling berkaitan. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan yang berkaitan dengan data kependudukan maupun layanan keagamaan dapat diselesaikan secara lebih cepat dan tepat.



Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya komunikasi yang baik antara Kemenag dan Dispendukcapil. Menurutnya, forum informal seperti ngopi bareng mampu menghadirkan suasana yang lebih cair sehingga berbagai gagasan dan persoalan dapat dibahas secara terbuka tanpa harus terikat pada forum resmi yang kerap sarat prosedur administratif.


“Data antara Dispendukcapil dan KUA Kecamatan memiliki keterkaitan yang sangat erat. Karena itu, komunikasi yang baik dan koordinasi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan Dispendukcapil Banyuwangi. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi dan keagamaan.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama