KUA SRONO, BANYUWANGI 9 Juni 2026 – Buku nikah bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan
bukti sah perkawinan di mata hukum yang memiliki peran krusial bagi masa depan
pasangan suami istri. Kesalahan sekecil apa pun, baik pada penulisan identitas
maupun tanggal, bisa berdampak panjang dan menyulitkan masyarakat dalam
mengurus berbagai keperluan administrasi negara di kemudian hari.
Menyadari
besarnya tanggung jawab tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono,
Banyuwangi, beruntung memiliki sosok aparatur yang dikenal sangat teliti dan
cermat. Beliau adalah Sufa'at Riyadi Tanjung, figur
penting di balik layar yang memastikan ribuan pasangan pengantin menerima
dokumen pernikahan mereka dengan sempurna tanpa cacat administrasi.
Alumni
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini telah
mendedikasikan hidupnya selama puluhan tahun di bawah naungan Kementerian
Agama. Pengalaman panjang tersebut membentuk kepribadiannya menjadi sosok yang
penuh komitmen, tenang, dan memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi.
Saat
ditemui di sela-sela aktivitasnya di KUA Srono pada Selasa (9/6/2026), pria
yang akrab disapa Pak Tanjung ini tampak fokus di depan meja kerjanya. Baginya,
setiap lembar buku nikah yang dicetak adalah amanah besar dari masyarakat.
"Ketelitian
dan kecermatan dalam pencetakan buku nikah sangat krusial. Ini bukan sekadar
kertas, tapi dokumen hukum. Jika ada salah cetak, pasangan tersebut akan repot
di masa depan saat mengurus administrasi lain. Oleh karena itu, pengecekan data
harus dilakukan secara berlapis," ungkapnya dengan penuh semangat
pelayanan.
Dedikasi
tinggi yang ditunjukkan oleh Sufa'at Riyadi Tanjung mendapat apresiasi luar
biasa, baik dari rekan kerja maupun kepala KUA setempat. Di tengah era
digitalisasi dan tuntutan pelayanan publik yang serba cepat, kehadiran sosok
yang memadukan kecepatan kerja dengan ketepatan data seperti beliau menjadi
teladan nyata.
Melalui
komitmen tanpa pamrihnya, KUA Kecamatan Srono terus berupaya memberikan
pelayanan terbaik, menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi setiap pasang calon
pengantin yang meresmikan ikatan suci mereka di bumi Blambangan.(idear)
