BANYUWANGI – Pergantian tahun dalam kalender Hijriah hendaknya tidak hanya dipahami sebagai perubahan angka, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbanyak amal kebajikan. Pesan tersebut disampaikan oleh Hasan Abdullah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Licin, dalam kultum yang digelar di Masjid Ar Royan pada Kamis (25/6/2026) usai salat Dhuha.
Kultum yang diikuti oleh ASN Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi itu mengangkat tema refleksi Tahun Baru Hijriah dan pentingnya memanfaatkan sisa usia dengan amalan yang bernilai ibadah.
Dalam tausiyahnya, Hasan Abdullah mengingatkan bahwa usia manusia memiliki batas yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Setiap hari yang terlewati sejatinya mengurangi kesempatan hidup yang dimiliki, sehingga perlu diisi dengan berbagai aktivitas yang mendatangkan keberkahan dan pahala.
"Tahun Baru Hijriah mengajarkan kita untuk melihat kembali perjalanan hidup. Umur yang kita miliki terus berkurang, sementara kesempatan beramal semakin sedikit. Karena itu, setiap muslim perlu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selain menjalankan ibadah wajib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan sunnah yang pahalanya besar di sisi Allah SWT. Di antaranya adalah puasa sunnah dan sedekah yang dilakukan secara ikhlas.
Hasan menambahkan, sedekah memiliki keutamaan yang luar biasa, terlebih apabila diberikan kepada orang yang sedang berpuasa, anak yatim, maupun kaum fakir miskin. Amalan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, awal bulan Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk memulai berbagai kebiasaan baik dan meningkatkan kualitas ibadah. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup seorang muslim.
Kegiatan pembinaan rohani tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Melalui kultum rutin yang dilaksanakan setelah salat Dhuha, ASN Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan setiap pergantian waktu sebagai pengingat akan pentingnya memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, dan menebarkan manfaat bagi sesama.

