Glagah – Dalam upaya mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas, KUA Glagah kembali menggelar Bimbingan Penyuluhan Pra Nikah Mandiri bagi Calon Pengantin pada Rabu–Kamis, 03–04 Juni 2026, bertempat di Balai Nikah KUA Glagah mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 8 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan akad nikah dalam waktu dekat.
Kegiatan yang merupakan Angkatan XI Tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen KUA Glagah dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Bimbingan ini menjadi salah satu tahapan penting yang harus diikuti oleh calon pengantin agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga.
Dalam sambutannya, Drs. Mosleh, selaku Kepala KUA Glagah, menegaskan bahwa kegiatan bimbingan pra nikah bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan sarana edukasi untuk memberikan pemahaman yang utuh tentang kehidupan berkeluarga.
"Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga dan menghadirkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Karena itu, calon pengantin perlu dibekali ilmu dan pemahaman agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Drs. Mosleh juga memperkenalkan program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang ditujukan bagi siswa-siswi tingkat SLTP dan SLTA sebagai upaya memberikan edukasi sejak dini tentang kehidupan berkeluarga, perencanaan masa depan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Sebagai program berkelanjutan, KUA Glagah secara rutin menyelenggarakan Bimbingan Penyuluhan Pra Nikah Mandiri setiap dua minggu sekali, sehingga calon pengantin memiliki kesempatan yang cukup untuk memperoleh pembekalan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Glagah, yaitu:
🔹 Yuliana, yang membawakan materi Fondasi Keluarga Sakinah dan Kesehatan Keluarga, dengan penekanan pada pentingnya membangun rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai agama, komunikasi yang baik, serta perhatian terhadap kesehatan keluarga.
🔹 Moch. Nurandi Jopa, yang menyampaikan materi Psikologi Keluarga dan Membangun Generasi Berkualitas, guna memberikan wawasan tentang kesiapan mental pasangan serta peran keluarga dalam membentuk generasi masa depan.
🔹 Abdul Azis, yang memberikan materi tentang Hak dan Kewajiban Suami, Istri, dan Anak, sebagai bekal dalam membangun hubungan keluarga yang seimbang, harmonis, dan penuh tanggung jawab.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta terlihat aktif dan antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi yang interaktif serta berbagai studi kasus yang disampaikan fasilitator membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.
Dengan terselenggaranya Bimbingan Penyuluhan Pra Nikah Mandiri Angkatan XI Tahun 2026 ini, KUA Glagah berharap para calon pengantin dapat memasuki kehidupan rumah tangga dengan bekal pengetahuan yang memadai, sehingga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, sekaligus menjadi pondasi lahirnya generasi yang sehat, berakhlak, dan berkualitas. (Joe)


