Sambut Wajib Halal Oktober 2026, Penyuluh Agama KUA Srono Optimalkan Edukasi Lewat Gerakan Sadar Halal

 

KUA SRONO - BANYUWANGI, 7 Juli 2026 –  Kementerian Agama RI terus mematangkan kesiapan menuju pemberlakuan kebijakan Wajib Halal di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan meluncurkan Gerakan Sadar Halal berbasis KUA (Kantor Urusan Agama). Program ini memproyeksikan KUA tidak hanya sebagai tempat pelayanan administrasi keagamaan, melainkan juga sebagai pusat literasi dan edukasi produk halal bagi masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Srono yang sekaligus bertindak sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H), aktif mengikuti agenda Zoom Meeting nasional koordinasi program tersebut pada Selasa (07/07/2026).

Dalam sambutannya, Direktur Jaminan Produk Halal, Muhammad Fuad Nasar, menegaskan pentingnya sinergi di tingkat akar rumput demi menyukseskan target besar nasional.

"Besar harapan kami agar target Wajib Halal di Indonesia pada Oktober 2026 dapat tercapai dengan sukses. Peran KUA dan para pendamping di lapangan adalah ujung tombak dalam mewujudkan hal ini," ujarnya.

Iskandar: Mengawal Sertifikasi Halal Sejak 2021

Di antara para peserta, Iskandar, S.H.I., salah satu Penyuluh Agama Islam dari KUA Srono, tampak mengikuti jalannya pertemuan dengan penuh antusias. Bagi Iskandar, urusan sertifikasi halal bukanlah hal yang baru.

Ia tercatat telah mendedikasikan dirinya sebagai Pendamping Proses Produk Halal sejak tahun 2021 silam. Berkat komitmen dan kerja kerasnya dalam mengawal para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di wilayahnya, Iskandar tercatat telah berhasil memfasilitasi penerbitan tidak kurang dari 800 sertifikat halal.

"Gerakan Sadar Halal berbasis KUA ini menjadi momentum besar untuk memperkuat pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya jaminan produk halal. Kami di KUA Srono siap mengoptimalkan edukasi ini agar regulasi pemerintah bisa berjalan beriringan dengan kesadaran pelaku usaha," ungkap Iskandar selepas acara.

KUA sebagai Pusat Layanan Informasi Halal

Melalui gerakan ini, KUA di tiap kecamatan kini diperkuat untuk memperluas jangkauan edukasi. Bagi masyarakat umum maupun pelaku usaha yang ingin berkonsultasi, kini tidak perlu bingung lagi mencari informasi.

Masyarakat dapat langsung mendatangi KUA di kecamatan terdekat untuk mendapatkan bimbingan tatap muka, edukasi regulasi, hingga informasi lengkap mengenai alur pendaftaran sertifikasi halal yang sesuai dengan standar pemerintah.

Dengan sisa waktu menuju Oktober 2026, langkah proaktif dari KUA Srono dan para penyuluhnya diharapkan mampu mengakselerasi jumlah produk lokal yang tersertifikasi, sekaligus memberikan rasa aman bagi konsumen di Banyuwangi dan sekitarnya. (idear)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama