Upaya Mewujudkan Ketahanan Keluarga, KUA Tegaldlimo Bebekali 6 Pasangan Catin Lewat Bimbingan Perkawinan Intensive

 


TEGALDLIMO – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegaldlimo terus berkomitmen memantapkan kesiapan lahir dan batin para calon pengantin di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui digelarnya kembali program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 29–30 Juli 2026.

​Bertempat di Balai Nikah KUA Tegaldlimo, sebanyak 6 pasangan calon pengantin (12 peserta) mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Bimbingan interaktif ini dirancang tidak sekadar sebagai pemenuhan syarat administratif, melainkan sebagai fondasi mendalam bagi para peserta sebelum memasuki gerbang rumah tangga.

​Sinergi Pemateri dan Pembagian Materi Strategis

​Guna memberikan pemahaman yang menyeluruh, KUA Tegaldlimo menerjunkan tim pemateri yang kapabel di bidangnya masing-masing. Materi yang disajikan mencakup empat pilar utama dalam membina rumah tangga:

  • Membangun Keluarga Sakinah Disampaikan langsung oleh Kepala KUA Tegaldlimo, Lukman Hakim, S.HI. Pada sesi pembuka ini, beliau menekankan pentingnya meluruskan niat perkawinan sebagai ibadah terlama. Peserta diajak memahami fondasi agama, hak dan kewajiban suami-istri, serta komitmen bersama untuk menjaga ikatan pernikahan agar senantiasa berada dalam naungan sakinah, mawaddah, wa rahmah.
  • Perspektif Keadilan dan Kesalingan (Mubadalah) dalam Keluarga Materi kedua dibawakan oleh Penyuluh Agama Islam, Wahyu Fadhli Pribadi, S.H. Dalam pemaparannya, beliau mengulas pentingnya prinsip kesalingan (mubadalah), kerja sama, dan keadilan relasi antara suami dan istri. Menurutnya, rumah tangga yang kokoh tidak dibangun atas dominasi salah satu pihak, melainkan atas dasar saling menghormati, saling mendengarkan, dan berbagi peran secara bijak.
  • Pengelolaan Ekonomi Keluarga Disajikan oleh Penyuluh Agama Islam, Fazza Rousi, S.H. Sesi ini menjadi salah satu fokus perhatian karena masalah finansial kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Para calon pengantin dibekali literasi keuangan dasar, mulai dari penyusunan skala prioritas kebutuhan harian, perencanaan keuangan jangka panjang, hingga strategi mengatasi krisis ekonomi keluarga secara bijak dan pragmatis.
  • Psikologi Perkawinan dan Pengelolaan Konflik Dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Sulis Nuhriyati Saudiyah, S.Ag. Sesi ini menyentuh aspek emosional dan dinamika hubungan antarindividu. Peserta diajak mengenali karakter pasangan, cara mengekspresikan emosi secara sehat, manajemen stres, serta teknik komunikasi efektif dalam menyelesaikan gesekan atau konflik yang berpotensi timbul di kemudian hari.

​Investasi Jangka Panjang untuk Ketahanan Keluarga

​Kepala KUA Tegaldlimo, Lukman Hakim, S.HI., menegaskan bahwa edukasi pranikah seperti Bimwin merupakan instrumen krusial dalam menekan angka perselisihan, perceraian, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Lebih dari itu, pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dan kesiapan ekonomi juga berdampak langsung pada pencegahan stunting bagi generasi mendatang.

​"Pernikahan adalah penyatuan dua kepala dan dua keluarga yang berbeda latar belakang. Tanpa bekal ilmu dan pemahaman yang cukup, dinamika di dalamnya bisa memicu konflik berkepanjangan. Melalui bimwin dua hari ini, kami ingin memastikan para calon pengantin memiliki roadmap yang jelas—tahu apa yang harus dilakukan saat menghadapi badai rumah tangga dan bagaimana mengelola potensi keluarga secara optimal," tegas Lukman Hakim.


​Diskusi Interaktif dan Kesan Peserta

​Metode bimbingan tidak hanya berlangsung satu arah, melainkan dikemas secara komunikatif melalui simulasi, studi kasus, dan dinamika kelompok. Para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi secara terbuka mengenai kekhawatiran maupun tantangan yang mungkin dihadapi setelah menikah.

​Kegiatan Bimwin resmi ditutup pada Kamis siang (30/7/2026). Di akhir sesi, seluruh peserta mendapatkan sertifikat Bimbingan Perkawinan sebagai bukti kelulusan program dan kesiapan mereka untuk melangkah ke akad nikah.

​Dengan terlaksananya kegiatan ini, KUA Tegaldlimo berharap para alumni bimwin mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, berkualitas, dan berkarakter di tengah masyarakat. (Wah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama