​Wujudkan Masjid Ramah Lingkungan, KUA Kalibaru Kampanyekan Sadar kebersihan dan Hemat Air serta Menambahkan Fasilitas gantungan baju pada toilet masjid

KALIBARU — Dalam upaya meningkatkan kenyamanan beribadah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, jajaran Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibaru sukses melaksanakan Program Gerakan Masjid Sadar Kebersihan dan Hemat Air. Kegiatan yang memadukan aksi sosial dan digitalisasi ini berlangsung pada hari Kamis (09/07/2026).

​Aksi nyata ini menyasar area utama ibadah dan fasilitas sanitasi tempat wudhu masjid. Selain melakukan pembersihan menyeluruh, para penyuluh juga memasang fasilitas tambahan berupa gantungan baju di area berwudhu dan toilet guna meningkatkan kenyamanan para jemaah yang hendak bersuci.

​Kampanye Hemat Air dan Kebersihan Lingkungan

​Kepala KUA Kalibaru menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan sebuah edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.

Masjid adalah pusat peradaban umat. Melalui gerakan sadar kebersihan dan hemat air ini, kita ingin memberikan contoh bahwa menjaga kesucian masjid juga berarti bijak dalam menggunakan tata kelola air. Ini adalah bagian dari iman," ujarnya di sela-sela kegiatan.

​Pemasangan papan imbauan hemat air dan penyediaan gantungan baju yang layak diharapkan dapat mengubah kebiasaan jemaah menjadi lebih tertib dan peduli terhadap fasilitas bersama.

​Akselerasi Data Melalui Album Digital Masjid

​Tidak berhenti pada aksi fisik, kegiatan hari ini langsung disambung dengan agenda krusial lainnya, yaitu Pendataan Album Digital Masjid.

​Penyuluh KUA Kalibaru turun langsung mengumpulkan data autentik terkait historis, arsitektur, kepengurusan (takmir), hingga legalitas tanah wakaf masjid. Data tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem digital kementerian untuk mempermudah akses informasi dan transparansi publik.

​Manfaat Utama Kegiatan:

  • Aspek Lingkungan: Mengurangi pemborosan air wudhu dan menjaga sanitasi lingkungan masjid tetap higienis.
  • Aspek Fasilitas: Jemaah kini lebih nyaman meletakkan pakaian atau tas berkat adanya gantungan baju baru.
  • Aspek Digitalisasi: Masjid binaan kini terdata secara akurat dalam Album Digital, memperkuat tata kelola administrasi rumah ibadah di era modern.

​Gerakan holistik yang memadukan kepedulian lingkungan dan tertib administrasi ini mendapat apresiasi hangat dari para pengurus takmir masjid setempat. Mereka berharap program serupa dapat terus berjalan secara konsisten di seluruh wilayah Kalibaru. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama