KUA SRONO – BANYUWANGI, 11 Agustus 2026 - Suasana penuh keakraban dan semangat baru mewarnai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono hari ini. Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, H. Mastur, yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Kasubag TU Kemenag Banyuwangi, melakukan kunjungan kerja beserta rombongan ke KUA Srono.
Kedatangan H. Mastur disambut hangat oleh Kepala KUA Srono, Fahrus Shoffi, beserta seluruh jajaran pegawai dan Penyuluh Agama Islam. Sosok pria berkumis tipis ini langsung mencairkan suasana dengan ciri khasnya yang humoris, diselingi canda tawa hangat dalam setiap perjumpaan.
Dalam sesi pengarahan, H. Mastur memberikan arahan penting terkait penguatan tata kelola birokrasi dan peningkatan kualitas Pelayanan Publik. Beliau menekankan agar seluruh ASN dan pegawai di lingkungan KUA Srono senantiasa menjaga kedisiplinan kerja.
"Kedisiplinan adalah kunci utama. Kita harus terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat merasa benar-benar terbantu dan puas dengan hadirnya KUA," tegas H. Mastur di hadapan para pegawai.
Apresiasi Program "Penyuluh Sobo Desa"
Tak hanya memberikan arahan, H. Mastur juga menyempatkan diri berdiskusi langsung dengan para Penyuluh Agama Islam KUA Srono, yakni Iskandar, Muh. Khoirudin, Syaiful Bahri, dan Umi Nadziroh. Beliau menggali sejauh mana efektivitas dan dampak program penyuluhan yang telah dijalankan di tengah masyarakat.
Mewakili rekan-rekannya, Iskandar memaparkan bahwa para penyuluh kerap menerapkan strategi "jemput bola". Pendekatan ini dilakukan terutama bagi warga yang membutuhkan pendampingan administrasi keagamaan, seperti:
- Pendaftaran Akta Ikrar Wakaf (AIW)
- Pengurusan ID Masjid/Musala
- Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majelis Taklim
- dan lain lain
"Kami tidak canggung untuk turun langsung bersilaturahmi ke rumah warga atau pengurus jamaah. Kami jelaskan tata cara dan mekanismenya secara transparan. Bahkan belakangan ini, kami menggalakkan terobosan baru berupa program Penyuluh Sobo Desa," ungkap Iskandar.
Inovasi tersebut mendapat respons sangat positif dan apresiasi tinggi dari H. Mastur. Beliau meminta agar terobosan jemput bola seperti Penyuluh Sobo Desa terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, langkah proaktif inilah yang membuktikan kehadiran nyata negara dan Penyuluh Agama Islam di tengah-tengah kebutuhan masyarakat..(idear)
