KUA SRONO, BANYUWANGI, 4 Agustus 2026– Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan Bimbingan Perkawinan
(Bimwin) yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono. Sebuah
sinergi apik tersaji lewat kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Petugas
Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Srono dalam membekali para calon
pengantin (catin) demi melahirkan keluarga yang harmonis, bahagia, serta sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Kepala KUA Srono, Fahrus Shoffi, menyambut hangat dan mengapresiasi penuh
langkah kolaboratif ini. Menurutnya, kerja sama lintas sektor merupakan bentuk
kepedulian nyata dalam membina fondasi masyarakat dari tingkat yang paling
mendasar.
"Kolaborasi ini adalah
bentuk kepedulian bersama untuk membangun keluarga yang tangguh, baik secara
mental, spiritual, maupun kesehatan. Harapannya, para calon pengantin tidak
hanya siap berakad, tetapi juga siap mengarungi bahtera rumah tangga dengan
kokoh," ungkap Fahrus Shoffi.
Pembekalan
Syariat dan Kesehatan Reproduksi
Sesi materi diawali oleh Muh. Khoirudin, Penyuluh Agama Islam KUA Srono, yang
mengupas tuntas perkawinan dari kacamata syariat agama. Beliau memaparkan
tentang:
- Tujuan utama
perkawinan dalam Islam.
- Hak dan
kewajiban yang seimbang antara
suami dan istri.
- Simulasi dan
praktik pengucapan akad nikah, guna melatih rasa
percaya diri para catin agar saat hari H pelaksanaan akad nikah dapat
berjalan lancar dan khidmat.
Sesi berikutnya dilanjutkan
oleh Heny Istihartik
pemateri dari PLKB Kecamatan Srono. Heny menyampaikan materi
krusial mengenai kesehatan reproduksi dan kesiapan fisik pasangan. Edukasi ini
penting agar calon pasangan suami istri memiliki pemahaman yang baik terkait
kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, hingga pencegahan risiko kesehatan
di masa mendatang.
Antusiasme Peserta Bimbingan
Rangkaian acara berlangsung
lancar dan komunikatif. Para peserta menyimak setiap babak materi dengan penuh
perhatian namun tetap santai. Salah satu pasangan peserta, Istar Nyoto asal Sumbersari dan Riska Ayu Safitri asal Kepundungan, tampak begitu asyik
dan aktif mengikuti materi demi materi yang disajikan oleh para pemateri.
Melalui pembekalan yang
komprehensif ini—mulai dari kesiapan spiritual hingga kesehatan reproduksi—KUA
Srono bersama PLKB Kecamatan Srono optimistis para calon pengantin memiliki
bekal yang cukup untuk melangkah ke jenjang pernikahan dan mewujudkan keluarga
yang mandiri, sejahtera, serta berakhlak mulia.(idear)

