Bahaya Pinjol dan Judol

 

Jalin Kerja Sama dengan PokMasy dalam Pencegahan Pinjol dan Judi Online

Bangorejo - 21-09-2026. Kantor Urusan Agama (KUA) Bangorejo terus memperkuat peran serta masyarakat dalam membangun kehidupan keluarga dan lingkungan yang aman, sehat, serta terhindar dari berbagai persoalan sosial. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kerja sama dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

Melalui kegiatan pembinaan dan komunikasi dengan anggota masyarakat, KUA Bangorejo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak negatif pinjol ilegal dan judi online. Kedua persoalan tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi keluarga, keharmonisan rumah tangga, serta kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Syarif Nur Hasan, Penyuluh Agama KUA Bangorejo memberikan pemahaman bahwa persoalan ekonomi keluarga perlu diselesaikan dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab.  “ Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman online yang tidak jelas legalitasnya maupun berbagai promosi judi online yang beredar melalui media sosial dan aplikasi digital ‘ tegasnya. KUA Bangorejo juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dalam keluarga. Suami, istri, orang tua, dan anak perlu saling mengingatkan serta mendukung agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.Kerja sama dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, penyuluh agama, serta seluruh unsur masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra dalam memberikan edukasi dan menciptakan lingkungan yang peduli terhadap persoalan sosial di tengah perkembangan teknologi digital. Kepala KUA Bangorejo, H.Holis,S.Pd.I,  menyampaikan bahwa pencegahan pinjol dan judol tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kepedulian dan sinergi bersama agar masyarakat semakin memahami risiko serta mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan layanan keuangan digital.  “Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun melalui aspek keagamaan, tetapi juga melalui kemampuan mengelola ekonomi, menjaga komunikasi, dan menghindari perilaku yang dapat merusak kehidupan keluarga,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.KUA Bangorejo berkomitmen untuk terus memberikan edukasi keagamaan dan sosial kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, masyarakat yang maslahat, serta lingkungan yang aman dan harmonis. Melalui sinergi antara KUA dan masyarakat, diharapkan kesadaran terhadap bahaya pinjaman online ilegal dan judi online semakin meningkat sehingga masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital serta menjaga ketahanan ekonomi dan keharmonisan keluarga. **synh

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama