KUA SRONO — BANYUWANGI, 9 September 2026 - Masalah keuangan sering kali menjadi salah satu pemicu dinamika dan keretakan dalam rumah tangga. Menyadari krusialnya fondasi finansial bagi pasangan muda, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono kembali menggelar sesi Bimbingan Perkawinan (Binwin) dengan fokus utama strategi pengelolaan keuangan keluarga secara bijak dan rasional.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Srono, Umi Nadziroh, menghimbau para calon pengantin untuk tidak hanya siap secara mental dan spiritual, tetapi juga matang secara finansial. Menurutnya, pengelolaan arus kas keluarga dimulai dari keterbukaan dalam menghitung total pendapatan, merancang anggaran bulanan yang terstruktur, hingga keberanian memilah antara kebutuhan primer dan keinginan pribadi. Umi Nadziroh membagikan beberapa tips praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pasangan baru:
- Tentukan Skala
Prioritas Utuh: Prioritaskan pengeluaran
pokok seperti belanja dapur, cicilan, tagihan listrik, dan dana pendidikan
anak sebelum mengalokasikan dana untuk hal lain.
- Tunda Keinginan
Konsumtif: Tekan dorongan belanja barang
hobi yang belum mendesak serta kurangi kebiasaan jajan di luar untuk
menjaga stabilitas kas harian.
- Optimalisasi Dapur Rumah: Membiasakan memasak sendiri di rumah terbukti secara signifikan menghemat anggaran konsumsi mingguan dibanding membeli makanan jadi.
"Materi pengelolaan keuangan ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dinamika persoalan rumah tangga. Oleh karenanya, perencanaan keuangan harus disusun secara matang serta penuh kehati-hatian sejak awal menikah," ujar Umi Nadziroh saat menutup sesi materi.
Materi yang disampaikan secara komunikatif ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satu peserta Binwin, Laili Fuji, mengaku mendapatkan wawasan baru yang sangat aplikatif untuk bekal kehidupan berumah tangga nantinya.
"Saya merasa mendapat pencerahan yang sangat berguna dari materi ini. Banyak poin praktis yang sebelumnya tidak terpikirkan secara detail. Terima kasih banyak atas ilmu dan materi yang sangat berharga ini," ungkap Laili Fuji.
Melalui bimbingan berkala ini, KUA Srono berharap setiap
calon pengantin memiliki ketahanan ekonomi yang kuat sehingga mampu membangun
keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berkelanjutan. (idear)
