Wujudkan Keluarga Sakinah, KUA Srono Banyuwangi Bekali Calon Pengantin Bahaya Judol dan Pinjol



KUA SRONO, BANYUWANGI, 16 September 2026  – Upaya mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah memerlukan fondasi yang kuat, termasuk benteng spiritual dan ketahanan finansial. Menjawab tantangan era digital, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono, Banyuwangi, memberikan perhatian serius terhadap maraknya fenomena judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal yang kian meresahkan masyarakat.

Dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin di wilayah kerja KUA Srono, materi mengenai bahaya laten judol dan pinjol menjadi fokus utama pembekalan. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif agar pasangan yang akan membina rumah tangga tidak terperosok ke dalam masalah finansial dan sosial yang dapat memicu keretakan keluarga.

Penyuluh Agama Islam KUA Srono, Iskandar, S.H.I., selaku pemateri menegaskan pentingnya menjauhi praktik perjudian dari sudut pandang agama dan kehidupan bermasyarakat. Mengutip ajaran Islam, beliau mengingatkan bahwa judi merupakan perbuatan keji dan termasuk amalan setan yang wajib dijauhi sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat Al-Ma'idah ayat 90–91.

"Di era digital saat ini, berbagai hal menjadi sangat mudah, termasuk iming-iming mendapatkan finansial secara instan. Judi online kerap menawarkan cara cepat untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang justru terjerumus ke ambang kehancuran," ujar Iskandar di hadapan para peserta bimbingan.

Lebih lanjut, Iskandar menjelaskan bagaimana lingkaran setan judi online kerap membawa dampak berantai. Ketika pelaku kehabisan modal atau terlilit kekalahan, jalan pintas yang sering diambil adalah mengajukan pinjaman online.

"Kondisi ini ibarat pepatah: sudah jatuh tertimpa tangga, masuk lubang pula. Awalnya tergiur keuntungan instan dari judi online, berakhir terjebak jeratan utang pinjol yang membelit. Dampaknya bukan hanya merusak perekonomian pribadi, tetapi juga meretakkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga," tambahnya.

Melalui pembekalan ini, KUA Srono berharap para calon pengantin memiliki kesadaran penuh akan pentingnya mengelola keuangan keluarga secara halal, bijak, dan bertanggung jawab. Dengan membentengi diri dari pengaruh negatif teknologi seperti judi dan pinjaman online, pasangan suami istri diharapkan mampu membangun bahtera rumah tangga yang harmonis, tenang, dan penuh keberkahan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama