![]() |
| Dokumentasi KUA Tegaldlimo |
Tegaldlimo – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegaldlimo pada hari ini (08/10) menyelenggarakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi empat pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Acara yang bertempat di aula KUA Tegaldlimo ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada para calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri kompeten di bidangnya. Materi pertama, "Membangun Keluarga Sakinah," disampaikan oleh Wahyu Fadhli Pribadi. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pondasi agama dan komunikasi yang efektif sebagai pilar utama dalam menciptakan keluarga yang harmonis. Para peserta diajak untuk memahami hak dan kewajiban suami istri, serta bagaimana cara mengelola potensi konflik dalam rumah tangga dengan bijaksana.
Selanjutnya, materi kedua yang bertajuk "Psikologi dan Dinamika Keluarga" diisi oleh Sulis Nuhriyati Saudiyah. Sulis mengupas berbagai aspek psikologis yang perlu dipahami oleh setiap pasangan dalam menghadapi berbagai fase kehidupan pernikahan. Ia menjelaskan tentang pentingnya saling memahami karakter pasangan, mengelola emosi, serta menjaga kesehatan mental dalam keluarga.
Kepala KUA Tegaldlimo dalam sambutannya menyatakan bahwa bimbingan perkawinan ini merupakan program wajib bagi setiap calon pengantin sesuai dengan regulasi dari Kementerian Agama. "Bimbingan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah investasi penting bagi masa depan rumah tangga para calon pengantin. Kami berharap, melalui pembekalan ini, mereka akan lebih siap dalam menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga dan mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas," ujarnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi dengan para pemateri. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru tentang kehidupan pernikahan yang sesungguhnya. "Banyak sekali ilmu yang kami dapatkan, terutama tentang bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan dan mengelola ekspektasi dalam pernikahan," tuturnya.
Dengan adanya bimbingan perkawinan ini, KUA Tegaldlimo berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka perselisihan dan perceraian, serta mencetak keluarga-keluarga baru yang kokoh, sehat, dan bahagia. (WH)
