Banyuwangi (Bimas Islam) — Kegiatan rutin sholat Dhuha dan pengajian kembali dilaksanakan di Masjid Ar Royan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi pada hari Kamis (09/04/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat, jajaran pimpinan, serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Banyuwangi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Al-Waqiah, dan ditutup dengan mau’idlotul hasanah yang disampaikan oleh Kasi Bimas Islam, Mastur.
Dalam tausiyahnya, Mastur menyampaikan bahwa bulan Syawal merupakan momentum tasyakur atas keberhasilan umat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Selama satu bulan penuh, umat Islam telah dilatih untuk disiplin dalam beribadah sebagai bentuk peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Syawal adalah bentuk rasa syukur kita setelah perjuangan ibadah di bulan Ramadhan. Kita harus yakin bahwa puasa kita diterima dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT secara vertikal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas ibadah setelah Ramadhan, serta menjadikan bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki hubungan antar sesama manusia.
Lebih lanjut, Mastur mengingatkan bahwa konflik dan pertengkaran hanya akan membawa dampak buruk dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan bagaimana hubungan yang tidak harmonis, bahkan dalam keluarga, dapat memengaruhi kehidupan secara keseluruhan.
Dalam penutup tausiyahnya, disampaikan pula pesan dari sebuah hadits yang menyebutkan tiga golongan yang akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT, yaitu: orang yang memberi kepada mereka yang tidak pernah memberi, menyambung tali silaturahmi kepada yang memutus hubungan, serta memaafkan orang yang telah berbuat zalim.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antar ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.(hin)

