KUA SRONO – BANYUWANGI, 14 Juli 2026 –
Rangkaian kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Srono pada
Selasa (14/07/2026) semakin komprehensif. Selain pembekalan mental dan agama,
para calon pengantin (catin) mendapatkan sesi khusus mengenai kesehatan
reproduksi dan perencanaan keluarga yang disampaikan langsung oleh perwakilan
Balai Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Srono, Hilki Dwi Fatmaya.
Kehadiran tim dari Balai KB
ini memberikan perspektif praktis bagi para calon pengantin dalam merencanakan
masa depan keluarga yang sehat, termasuk dalam pengaturan jarak kehamilan.
Mengenal
Pilihan Kontrasepsi: Panduan untuk Pasangan Baru
Dalam pemaparannya yang lugas,
Hilki Dwi Fatmaya memperkenalkan berbagai jenis alat kontrasepsi yang umum
digunakan. Menurutnya, pemahaman mengenai kontrasepsi sangat krusial bagi
pasangan muda agar mereka dapat merencanakan kehamilan dengan matang, bukan
sekadar mencegah kehamilan, melainkan mengatur jarak demi kesehatan ibu dan
tumbuh kembang anak.
Pentingnya
Komunikasi dalam Perencanaan Keluarga
Hilki menegaskan bahwa
pemilihan alat kontrasepsi adalah keputusan bersama antara suami dan istri. Ia
mengajak para calon pengantin untuk tidak tabu mendiskusikan topik ini sebelum
dan sesudah pernikahan.
"Memilih alat kontrasepsi
bukan hanya soal mencegah kehamilan, tapi soal kesepakatan pasangan. Diskusikan
dengan pasangan, sesuaikan dengan rencana kehamilan yang ingin dicapai, dan
jika perlu, konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat agar sesuai dengan
kondisi kesehatan masing-masing," tambah Hilki di sela-sela penjelasannya.
Langkah
Preventif untuk Keluarga Sehat
Sesi yang dibawakan oleh Balai
KB ini memberikan warna baru dalam bimbingan perkawinan di KUA Srono. Para
calon pengantin diharapkan mampu mengambil keputusan yang bijak mengenai
kesehatan reproduksi mereka nantinya, yang bermuara pada upaya menciptakan
keluarga yang tidak hanya harmonis secara emosional, namun juga sehat secara
fisik dan terencana secara ekonomi.
Kegiatan ini membuktikan bahwa
sinergi lintas sektoral antara KUA dan Balai KB di Kecamatan Srono menjadi
modal penting dalam mengedukasi masyarakat, khususnya pasangan muda, untuk
mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas di masa depan.(idear)

