Evaluasi Kinerja Triwulan III, Bimas Islam Kemenag Banyuwangi Tekankan Eviden dan Publikasi Kegiatan

BANYUWANGI (Bimas Islam) – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja di Meeting Room Kemenag Banyuwangi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi kinerja triwulan ketiga sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Seksi Bimas Islam, H. Mastur, dalam arahannya mengingatkan pentingnya setiap kegiatan memiliki eviden atau bukti dukung yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Eviden tersebut tidak cukup hanya berupa laporan administrasi, tetapi juga perlu disertai publikasi melalui website agar informasi kegiatan dapat diketahui oleh khalayak luas.

Menurutnya, Bimas Islam merupakan salah satu seksi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap program yang dilaksanakan harus memberikan dampak nyata, sekaligus dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap kegiatan harus memiliki eviden yang jelas. Jangan hanya berhenti pada laporan kegiatan, tetapi upayakan juga dipublikasikan melalui website agar masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan,” demikian penekanan dalam arahannya.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah program menjadi perhatian, di antaranya penguatan Early Warning System (EWS) Kerukunan Umat Beragama sebagai upaya mendeteksi secara dini potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan di tengah masyarakat. Pelaksanaan program ini membutuhkan koordinasi, pemantauan, serta dokumentasi yang baik agar langkah-langkah yang dilakukan dapat dievaluasi secara berkelanjutan.


Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengembangan perpustakaan masjid dan pemanfaatan Pustaka Islam Digital. Kedua program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan keislaman yang bermanfaat, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan masjid dan masyarakat.

Penyediaan serta publikasi teks khutbah Jumat juga menjadi bagian dari perhatian evaluasi. Materi khutbah diharapkan dapat menjadi referensi bagi para khatib dalam menyampaikan pesan keagamaan yang mencerahkan, menyejukkan, dan relevan dengan kebutuhan umat.

Melalui rapat evaluasi ini, Seksi Bimas Islam Kemenag Banyuwangi diharapkan semakin memperkuat tertib administrasi, kelengkapan bukti dukung, serta keterbukaan informasi melalui publikasi digital. Dengan demikian, capaian program tidak hanya tercatat dalam laporan, tetapi juga dapat diketahui masyarakat sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelayanan publik.

Evaluasi triwulan ketiga ini menjadi momentum untuk meninjau pelaksanaan program yang telah berjalan, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, dan menyiapkan langkah tindak lanjut agar pelayanan Bimas Islam semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama